8 Nov, 2026

16 Tahun PAD, Konferensi Asep-Asep di Bandung Angkat Budaya Sunda

Indofakta.com, 2026-11-08 07:29:35 WIB

Bagikan:

Kota Bandung -- Paguyuban Asep Dunia (PAD) menggelar Konferensi ke-7 Asep-Asep (KAA) di Kota Bandung, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat tali persaudaraan sekaligus menjaga eksistensi budaya Sunda melalui kekhasan nama Asep.

Baca juga: Lampaui Nasional, Ekonomi Jabar Triwulan III 2026 Tumbuh 5,89 Persen

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengapresiasi konsistensi PAD yang telah berdiri sejak 1 Agustus 2010. Menurutnya, komunitas tersebut menjadi bentuk unik dari ekspresi budaya masyarakat Sunda yang tumbuh melalui kesamaan nama.

Baca juga: Final Duta Baca 2026 Pemprov Jabar Berkomitmen Perluas Edukasi Membaca

Farhan menyebut, nama Asep memiliki keterkaitan erat dengan identitas dan tradisi masyarakat Sunda. Keberadaan paguyuban ini dinilai turut memberikan warna bagi pelestarian budaya daerah.

Baca juga: Seni Jadi Harapan! Wali Kota Farhan Buka Pameran Art for Hope untuk Pejuang Kanker di Bandung

Hal itu disampaikan Farhan saat menghadiri konferensi di Gedung Pusat Kebudayaan Kota Bandung. Ia berharap, kegiatan tersebut tidak hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Dalam kesempatan itu, Farhan turut dikukuhkan sebagai bagian dari keluarga besar Paguyuban Asep Dunia.

Baca juga: BPBD Imbau Warga Bandung Siaga, Kenali Ciri Sungai Meluap dan Jalur Evakuasi

“Saya merasa sangat bangga dan berbahagia,” ungkap Farhan.

Ketua Umum PAD, Asep Jaelani, mengatakan konferensi kali ini bukan sekadar pertemuan untuk bernostalgia, melainkan menjadi momentum menyatukan visi dalam membangun organisasi yang berdaya, berintegritas, dan bermanfaat.

PAD mengusung semangat _Ti Asep, Ku Asep, Keur Indonesia_ sebagai landasan memperkuat solidaritas sekaligus mendorong kiprah sosial yang lebih luas.

Selama 16 tahun perjalanan organisasi, PAD telah mengembangkan berbagai kegiatan di bidang keagamaan, sosial budaya, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Melalui Konferensi ke-7 ini, PAD diharapkan semakin solid dalam memperkuat persaudaraan serta berkontribusi terhadap pelestarian budaya Sunda.(Fadly/jnl)

Sumber:Humas Kota Bandung

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online