28 Oct, 2026

Polten Simbolon Bidik Ketua Golkar Samosir, Kantongi Dukungan 7 PK dan Targetkan 6 Kursi DPRD

Indofakta.com, 2026-10-28 02:43:37 WIB

Bagikan:

SAMOSIR – Persaingan menuju Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Samosir mulai menghangat. Anggota DPRD Samosir, Polten Simbolon, SE, MM, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Samosir periode 2026–2031 pada Musda yang dijadwalkan berlangsung November 2026.

Baca juga: Wali Kota Wesly Terima Penghargaan Pematangsiantar Nominasi TPAKD Award 2026

Polten mengaku telah melakukan konsolidasi dengan sembilan Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar di Kabupaten Samosir. Dari hasil komunikasi politik tersebut, ia menyebut telah mengantongi dukungan tujuh PK serta penasihat partai.

Baca juga: Wali Kota Wesly Diwakili Asisten Fidelis Sembiring Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026

Ketujuh PK yang disebut telah memberikan dukungan kepadanya yakni Pangururan, Simanindo, Palipi, Ronggur Nihuta, Onan Runggu, Nainggolan, dan Sitio-tio.

Baca juga: Peduli Anak Yatim dan Pemuda Masjid, Wali Kota Wesly Terima BKPRMI Award

Meski mengklaim telah mengantongi mayoritas dukungan PK, Polten menegaskan konsolidasi politik masih terus berjalan. Ia akan berupaya meraih dukungan dari dua PK lainnya guna memperkuat langkahnya menuju kursi pimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Baca juga: Wali Kota Wesly Diwakili Asisten Dedy Tunasto Hadiri Penutupan Dikmaba Inf TNI AD Gelombang III TA 2026 di Rindam I/BB

"Saya akan terus melakukan konsolidasi untuk meminta dukungan dari dua PK lainnya," ujar Polten.

Polten yang juga menjabat sebagai Ketua Kosgoro 1957 Kabupaten Samosir itu menegaskan, pencalonannya bukan semata-mata untuk memenangkan kontestasi Musda. Ia ingin membawa Partai Golkar Samosir menjadi kekuatan politik yang lebih diperhitungkan melalui penguatan organisasi, pembenahan infrastruktur partai, dan peningkatan perolehan kursi legislatif.

Perkuat Struktur Partai hingga Tingkat Desa

Apabila dipercaya memimpin DPD II Partai Golkar Samosir, Polten berencana memperkuat struktur organisasi partai hingga ke tingkat paling bawah. Pembentukan dan penguatan kepengurusan di tingkat kecamatan maupun desa menjadi salah satu agenda yang ingin diperjuangkannya selama periode kepemimpinan 2026–2031.

Menurutnya, keberadaan struktur organisasi yang kuat dan merata merupakan fondasi penting untuk membangun soliditas kader, memperluas jangkauan partai, serta meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.

Dengan kepengurusan yang aktif hingga tingkat desa, Golkar diharapkan tidak hanya hadir menjelang pemilu, tetapi juga mampu menjalankan kegiatan organisasi dan membangun komunikasi secara berkelanjutan dengan masyarakat.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Penguatan struktur, konsolidasi kader, dan perluasan basis dukungan dinilai penting untuk meningkatkan daya saing Golkar di Kabupaten Samosir.

Targetkan Kantor Golkar Permanen dalam Lima Tahun

Selain memperkuat struktur organisasi, Polten juga berencana mengupayakan pembangunan kantor permanen Partai Golkar di Kabupaten Samosir dalam lima tahun ke depan apabila dipercaya menjadi ketua.

Kantor permanen tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan, koordinasi, dan konsolidasi kader sekaligus rumah bersama bagi seluruh pengurus dalam menjalankan aktivitas organisasi.

Rencana ini menjadi bagian dari agenda pembenahan kelembagaan yang ingin diwujudkannya selama periode kepemimpinan 2026–2031. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, aktivitas organisasi diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Bidik Enam Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Tak hanya membenahi organisasi, Polten juga memasang target besar bagi Partai Golkar Samosir pada Pemilu 2029. Ia menargetkan partai tersebut mampu meraih enam kursi DPRD Kabupaten Samosir sekaligus merebut posisi pimpinan legislatif.

"Jika dipercaya, kami akan lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi Pileg, Pilpres, maupun Pilkada," katanya.

Ia menegaskan, perjuangan merebut posisi pimpinan DPRD harus disertai persiapan matang, konsolidasi kader, dan penguatan struktur partai hingga tingkat kecamatan dan desa.

"Kami akan berjuang merebut posisi pimpinan DPRD Samosir pada Pemilu 2029 mendatang dengan target enam kursi," tegasnya.

Target enam kursi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Golkar Samosir. Untuk mewujudkannya, diperlukan kerja politik yang terukur, soliditas internal, serta kemampuan membangun kedekatan dengan masyarakat.

Dengan Musda yang dijadwalkan berlangsung November 2026, dukungan para pemilik suara akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah kepemimpinan Golkar Samosir untuk lima tahun ke depan.

Jika dipercaya memimpin, Polten membawa sejumlah agenda, mulai dari penguatan kepengurusan hingga tingkat desa, pembangunan kantor permanen, hingga target enam kursi DPRD pada Pemilu 2029.

Kini, tantangannya bukan sekadar memenangkan Musda, melainkan membuktikan bahwa konsolidasi organisasi dan program yang direncanakan mampu menjadikan Golkar semakin kuat dan diperhitungkan di Kabupaten Samosir.(Jst)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online