12 Aug, 2026

KBB Unggul Di Sektor Pertanian Aspirasi Petani Harus Jadi Perhatian

Indofakta.com, 2026-08-12 05:35:37 WIB

Bagikan:

ADHIKARYA PARLEMEN

Baca juga: Pemprov Jabar dan Sejumlah Pihak Distribusikan 8,7 Juta Liter Air kepada Masyarakat Selama Musim Kemarau

BANDUNG,– Sektor Pertanian merupakan sektor andalan yang memegang peran vital bagi masyarakat, khususnya untuk menjaga ketahanan pangan.

Baca juga: Legislatif Jabar Catat KDMP DI Jabar Banyak Keunggulan

Beberapa daerah di Jabar, salah satunya Kabupaten Bandung Barat ( KBB), hingga saat ini mempunyai keunggulan di sektor pertanian. Pada sektor ini , masih banyak masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian.

Baca juga: Bekali Linmas Dan Masyarakat, Tarung Derajat Kota Bandung Siap Bersinergi Cegah Aksi Begal


" menyikapi kondisi itu aspirasi dari petani harus menjadi perhatian" ungkap Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Jabar Dapil KBB, Tati Supriati Irwan, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.

Baca juga: Legislatif Jabar Sampaikan Pesan Di MMS

Tati, dalam keterangannya mengatakan pada kegiatan pengawasan pemerintahan yang berlangsung awal  Agustus 2026, aspirasi dari petani bermunculan.
Aspirasi tersebut, muncul dari masyarakat Desa Wangunsari, Kecamatan Sindang Kerta, KBB.

Kecamatan Sindang kerta merupakan daerah unggulan di sektor pertanian, peternakan sapi perah, perkebunan dan pariwisata.

" Sektor pertanian dengan potensi itu harus dijaga keberlanjutannya" kata Tati.

Aspirasi dari petani, itu beragam. Aspirasi tersebut meliputi dukungan infrastruktur jalan agar distribusi hasil pertanian lancar.

Selanjutnya,  guna mewujudkan kesejahteraan petani pemerintah harus memfasilitasi pemasaran hasil panen, ujar Tati.

" Guna mewujudkan harapan itu beberapa sarana dan prasarana harus menjadi perhatian termasuk sarana dan prasarana untuk mengantisipasi kondisi iklim seperti musim kemarau" ungkap Anggota Komisi 2 DPRD Jabar, Dede Kusdinar, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.

Dede, dalam keterangannya mengatakan untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian, dibutuhkan dukungan dari berbagai aspek.
Keseluruhan aspek itu, tentunya harus menyelesaikan segala situasi.

Pada musim kemarau panjang, sarana dan prasarana yang dibutuhkan diantaranya dukungan solar sel. Keberadaan sarana ini menggunakan tenaga Surya.

Sarana ini, sudah tersedia di Kabupaten Garut. Sarana ini difasilitasi oleh Pemerintah Pusat. Fasilitasi solar sel , salah satunya sudah disebar di Kabupaten Garut.

Fasilitasi solar sel yang di Kabupaten Garut mencapai 150 unit, telah membantu pasokan air terutama di wilayah Garut bagian selatan. Salah satunya di Kecamatan Pameungpeuk.

Dede, yang juga anggota Komisi 2 DPRD Jabar dalam keterangannya mengatakan pembinaan petani juga merupakan upaya yang harus direalisasikan untuk menjaga keberlangsungan pembangunan di sektor pertanian.

Dalam rangka pembinaan petani, khusus dalam rangka mengantisipasi dampak kekeringan di musim kemarau panjang, perlu ada proses edukasi untuk pola tanam.

Petani, disarankan untuk bisa menanam di lahan kering. " melalui pola tanam ini penggunaan air untuk pertanian dapat dikurangi " kata Dede.

Dede, dalam keterangannya mengatakan khusus untuk antisipasi dampak kemarau panjang, masyarakat berharap menyiapkan solusi lain.

Pada kegiatan pengawasan pemerintahan yang berlangsung pada Juni 2026, masyarakat di beberapa daerah di Kabupaten Garut berharap untuk daerah yang rentan krisis air dapat dibuat sumber mata air, ujar Dede.(Adv(

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online