6 Aug, 2026

Bakti TNI untuk Rakyat, Pembangunan Jembatan Modular di Gunungsitoli Masuki Tahap Pengecoran Abutmen

Indofakta.com, 2026-08-06 12:19:04 WIB

Bagikan:

Gunungsitoli -- Pembangunan jembatan modular sepanjang 30 meter di Dusun I, Desa Lolomoyo Tuhemberua, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli, terus berlanjut. Pada Rabu (5/8/2026), pembangunan yang merupakan bagian dari Bakti TNI untuk Rakyat ini menjadi wujud dukungan terhadap program pembangunan infrastruktur yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Tingkatkan Perekonomian Masyarakat: Pemkab Simalungun Sambut Baik Investor di Kawasan Danau Toba

Jembatan tersebut dibangun karena selama ini masyarakat, terutama anak-anak sekolah, harus menyeberangi sungai tanpa jembatan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut kerap menyulitkan dan berisiko membahayakan keselamatan warga, khususnya saat debit air sungai meningkat.

Baca juga: Wali Kota Wesly Diwakili Sekda Junaedi Sitanggang Serahkan Bantuan Sembako kepada Jemaat GBKP Rg Jalan Sisingamangaraja

Jembatan ini akan menghubungkan Desa Lolomoyo Tuhemberua dengan Desa Lolowonu Niko'otano melalui ruas jalan strategis antardesa. Pada kegiatan hari ini, personel di lapangan melaksanakan pengecoran bagian bawah abutmen tepi dekat sebagai bagian dari pembangunan fondasi jembatan.

Tahapan ini menjadi pekerjaan penting untuk memperkuat struktur penyangga sebelum memasuki proses konstruksi berikutnya. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 12,2 persen.

Baca juga: Sekda Junaedi Sitanggang Pembina Upacara Bendera di SMPN 12

Pengerjaan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel Yon TP 903/Baluseda, Yon TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, Babinsa Koramil 01/Gunungsitoli Kodim 0213/Nias, serta masyarakat setempat. Dukungan alat berat excavator, mesin molen, cangkul, parang, sabit, dan artco dimanfaatkan untuk mempercepat proses pembangunan.

Baca juga: Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di Acara BTN Indonesia Fashion Week 2026

Kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menghadirkan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P. mengatakan pembangunan jembatan modular tersebut merupakan implementasi nyata komitmen TNI AD melalui program Bakti TNI untuk Rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

"Pembangunan jembatan ini bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membuka akses yang lebih aman dan layak bagi masyarakat. Melalui program pembangunan infrastruktur yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, TNI ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses pendidikan, mobilitas warga, dan pertumbuhan ekonomi di daerah," ujarnya.(dar)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online