CIMAHI -- Banyak orang percaya bahwa bangun jam 5 pagi merupakan kebiasaan wajib bagi mereka yang ingin sukses. Namun, benarkah kesuksesan ditentukan oleh jam berapa seseorang membuka mata setiap hari?
Baca juga: Wali Kota Wesly Terima Kunjungan Pemkab Bener Meriah terkait Bantuan Rp25 M untuk Daerah Terdampak BencanaSebuah pembahasan mengenai buku The 5 AM Club menghadirkan sudut pandang yang berbeda. Alih-alih menempatkan bangun pagi sebagai formula tunggal menuju kesuksesan, konsep yang diangkat lebih menekankan pentingnya memanfaatkan waktu pagi secara maksimal sebelum berbagai gangguan dan tuntutan harian mulai berdatangan.
Baca juga: Lantik 7 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Wali Kota Wesly Tekankan Disiplin dan Semangat PengabdianDalam pembahasan tersebut dijelaskan bahwa salah satu kesalahpahaman yang paling sering muncul adalah anggapan bahwa seluruh orang sukses selalu bangun tepat pukul 05.00 pagi. Padahal, inti dari konsep tersebut bukan terletak pada angka yang tertera di jam, melainkan tersedianya waktu tenang untuk diri sendiri atau me time.
Baca juga: Kisah Inspiratif Mantan Pemulung Jadi Pengusaha IT Sukses, Perjalanan Yandi Hermawan Bikin TakjubSaat sebagian besar orang masih tidur atau belum aktif berkomunikasi, seseorang memiliki kesempatan untuk fokus mengembangkan diri tanpa gangguan media sosial, pesan pekerjaan, maupun berbagai aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian. Karena itu, yang dianggap penting bukanlah bangun tepat pukul 05.00, melainkan memiliki waktu pribadi sebelum dunia luar mulai menuntut perhatian.
Baca juga: Ramalan Keuangan Juni 2026: 5 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Uang, Taurus hingga Aries Masuk DaftarPembahasan buku ini juga mengulas cara kerja otak manusia. Secara alami, manusia memiliki kecenderungan untuk menghindari risiko, mencari kenyamanan, dan mempertahankan kebiasaan yang sudah dikenal. Bagian ini disebut sebagai Ancient Brain atau otak purba yang berfungsi membantu manusia bertahan hidup.Di sisi lain terdapat Mastery Brain, yaitu bagian otak yang berkaitan erat dengan kreativitas, pembelajaran, pertumbuhan diri, serta kemampuan mengambil keputusan yang lebih strategis. Menurut konsep yang dibahas, orang yang mampu melatih dan mengaktifkan Mastery Brain secara konsisten memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dalam kehidupan pribadi maupun profesional.Salah satu metode yang paling dikenal dalam The 5 AM Club adalah Formula 20/20/20. Konsep ini membagi satu jam pertama setelah bangun tidur menjadi tiga sesi yang masing-masing berlangsung selama 20 menit.Dua puluh menit pertama digunakan untuk aktivitas fisik seperti olahraga ringan, jogging, peregangan, atau latihan kebugaran lainnya. Aktivitas tersebut dipercaya membantu menurunkan tingkat stres sekaligus meningkatkan energi tubuh.Dua puluh menit berikutnya difokuskan pada refleksi diri. Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain berdoa, meditasi, menulis jurnal, atau menyusun target yang ingin dicapai sepanjang hari. Tujuannya adalah membantu pikiran menjadi lebih tenang, fokus, dan terarah.Sementara itu, dua puluh menit terakhir digunakan untuk belajar. Membaca buku, mendengarkan podcast edukatif, mengikuti materi pelatihan, atau mempelajari keterampilan baru menjadi pilihan yang banyak direkomendasikan. Kombinasi ketiga aktivitas tersebut dirancang untuk mempersiapkan fisik, mental, dan intelektual sebelum memulai aktivitas harian.Pembahasan tersebut juga menjelaskan bahwa membangun kebiasaan baru tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan waktu sekitar 66 hari agar sebuah kebiasaan benar-benar tertanam kuat dalam kehidupan seseorang.Proses tersebut terbagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama adalah fase destruksi, yaitu masa ketika seseorang berusaha meninggalkan kebiasaan lama. Fase ini sering menjadi bagian paling sulit karena tubuh dan pikiran masih cenderung kembali pada pola yang sudah terbentuk sebelumnya.Tahap kedua adalah fase integrasi. Pada periode ini mulai terjadi penyesuaian terhadap kebiasaan baru meskipun konflik batin dan rasa malas masih sering muncul. Setelah berhasil melewati tahap tersebut, seseorang akan memasuki fase instalasi, yaitu kondisi ketika kebiasaan baru mulai terasa alami dan lebih mudah dijalankan tanpa memerlukan usaha besar.Pesan utama yang ingin disampaikan melalui konsep The 5 AM Club adalah bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh jam berapa seseorang bangun setiap hari. Faktor yang lebih penting adalah bagaimana waktu tersebut dimanfaatkan untuk mengembangkan diri, meningkatkan fokus, mengelola emosi, memperkuat disiplin, serta menciptakan ruang bagi kreativitas.Bagi pekerja, mahasiswa, maupun siapa saja yang merasa hidupnya selalu dipenuhi kesibukan, menyediakan waktu khusus untuk diri sendiri pada pagi hari dapat menjadi perubahan sederhana yang memberikan dampak positif dalam jangka panjang. (Wy/Red)
Bagikan: