Amien Rais Singgung Masa Depan Prabowo, Sebut Nasib Pemerintahan Ditentukan Cara Menangani Dugaan Korupsi

Amien Rais Singgung Masa Depan Prabowo, Sebut Nasib Pemerintahan Ditentukan Cara Menangani Dugaan Korupsi

JAKARTA -- Masa depan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, menurut Amien Rais, tidak hanya ditentukan oleh program pembangunan atau pertumbuhan ekonomi.

Dalam pandangannya, ujian terbesar justru terletak pada keberanian pemerintah menghadapi dugaan korupsi yang melibatkan pejabat negara.

Pandangan itu disampaikan Amien Rais melalui kanal YouTube Amien Rais Official yang tayang pada Rabu, 15 Juli 2026.

Di awal penyampaiannya, Amien mengingatkan bahwa pemerintahan Prabowo masih memiliki waktu untuk mewujudkan agenda pembangunan yang dikenal sebagai Asta Cita.

Ia menyebut delapan agenda tersebut sebagai arah besar yang, apabila dijalankan secara konsisten, dapat membawa Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

Namun optimisme itu, menurut Amien, dibayangi oleh berbagai persoalan penegakan hukum.

Ia kemudian menyinggung kasus dugaan korupsi yang belakangan menjadi perhatian publik dan mengaitkannya dengan masa depan pemerintahan.

Dalam pernyataannya, Amien menyebut adanya dugaan kekayaan dalam jumlah sangat besar yang dikaitkan dengan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Amien dan belum dapat dijadikan sebagai fakta hukum yang telah diputus pengadilan.

Amien juga mengkritik belum adanya penahanan terhadap pihak yang dimaksud dalam pernyataannya.

Menurut dia, penanganan perkara-perkara besar di Indonesia kerap kehilangan perhatian publik setelah beberapa pekan sehingga tidak lagi menjadi sorotan.

Ia mengaku khawatir pola serupa kembali terjadi.

Lebih jauh, Amien menyampaikan penilaian keras terhadap kondisi tata kelola pemerintahan.

Ia berpendapat praktik korupsi telah merambah berbagai institusi negara dan menganggap persoalan tersebut menjadi ancaman serius bagi masa depan Indonesia.

Pernyataan itu merupakan opini politik Amien Rais.

Ia tidak menyampaikan bukti baru maupun hasil proses hukum untuk mendukung penilaiannya dalam video tersebut.

Amien kemudian mengaitkan persoalan itu dengan kepemimpinan Presiden Prabowo.

Menurut dia, penanganan kasus-kasus dugaan korupsi akan menjadi ukuran penting dalam menilai arah pemerintahan selama sisa masa jabatan.

Ia berpendapat, apabila pemerintah dinilai gagal menunjukkan komitmen terhadap pemberantasan korupsi, masyarakat perlu mulai memikirkan alternatif kepemimpinan pada Pemilu Presiden 2029.

Dalam konteks itu, Amien kembali mengangkat gagasan yang pernah ia sampaikan sekitar satu setengah tahun lalu mengenai pentingnya mencari calon pemimpin nasional sejak dini.

Ia menyebut nama Letjen Kunto Arif Wibowo sebagai salah satu figur yang menurutnya layak dipertimbangkan.

Meski demikian, Amien menegaskan pencarian calon pemimpin tidak boleh berhenti pada satu nama.

Menurutnya, publik perlu menilai berbagai tokoh berdasarkan rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, program kerja, integritas, pemahaman terhadap Pancasila, serta komitmen menjaga kebinekaan Indonesia.

Di penghujung penyampaiannya, Amien mengajak masyarakat untuk tidak kehilangan harapan.

Ia mengatakan bangsa Indonesia masih memiliki kesempatan memperbaiki keadaan selama tetap menjaga optimisme dan mendorong lahirnya kepemimpinan yang dinilai berintegritas.

Video tersebut berisi pandangan politik dan penilaian pribadi Amien Rais mengenai kondisi pemerintahan serta arah politik nasional menjelang 2029. Sejumlah pernyataannya terkait dugaan tindak pidana maupun kondisi lembaga negara merupakan opini narasumber dan tidak dengan sendirinya mencerminkan fakta hukum yang telah dibuktikan melalui proses peradilan.

(Wy/Red)