Petani Di Kabupaten Garut Butuhkan Perhatian Pemerintah

Petani Di Kabupaten Garut Butuhkan Perhatian Pemerintah

Adikarya Parlemen

Bandung - Kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, kembali dilaksanakan di beberapa desa di wilayah Kabupaten Garut pada akhir Mei 2026.

Pada kegiatan tersebut, sebagai mana dilaksanakan di tempat yang lain dengan desa yang berbeda, diwarnai dengan penyampaian aspirasi dari masyarakat.

Pada kegiatan ini, aspirasi tersebut bermunculan dari kalangan petani. Para petani, pada kegiatan tersebut, berharap pemerintah memberikan perhatian untuk kelangsungan usahanya.

Hal ini, diungkapkan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar Dapil Kabupaten Garut, Dede Kusdinar, dalam keterangannya kepada media, baru-baru ini.

Dede, dalam keterangannya mengatakan pada kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan, petani berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk alsintan.

Harapan itu sangatlah realistis dan tentunya ke depan harus menjadi perhatian dari pemerintah. Pasalnya, kondisi faktual di Kabupaten Garut, banyak masyarakat yang mempunyai mata pencaharian sebagai petani.

" demi keberlangsungan nasib petani serta keberlanjutan pembangunan di sektor pertanian di Kabupaten Garut fasilitasi penambahan alsintan harus menjadi perhatian" kata  Dede.

Dede, yang juga anggota Komisi 2 DPRD Jabar lebih lanjut mengatakan penambahan dukungan sarana dan prasarana pertanian salah satunya alsintan merupakan upaya yang dibutuhkan untuk keberlanjutan pembangunan di sektor pertanian.

Fasilitasi sarana dan prasarana itu, diharapkan bisa mempertahankan keberlangsungan usaha dari para petani.

"bertahannya usaha pertanian diharapkan juga dapat memberikan manfaat lain yaitu penguatan regenerasi petani serta  optimalisasi sistem pertanian terintegrasi " tutup Dede.(Adv)