SAMOSIR --- Kabupaten Samosir kembali menjadi pusat perhatian global. Pada 12–14 Juni 2026, kaldera megah Danau Toba siap bergemuruh menyambut perhelatan akbar Trail of The Kings by UTMB.
Baca juga: Wali Kota Wesly Sambut Audiensi DPC PWKI Pematangsiantar Demikian diutarakan Asisten II, Pemkab Samosir, Hotraja Sitanggang didampingi Kadis Kominfo Samosir, Immanuel Sitanggang, Kabid Disbudpar Samosir, Shanny Nainggolan serta Event Organizer (EO) Rudi dan Ebet saat gelar Konferensi Pers di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis (21/5/2026), sekira pukul 17.00 WIB.
Baca juga: Wali Kota Wesly Diwakili Asisten Dedy Tunasto Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana di Kejari Pematangsiantar "Mengusung semangat petualangan berskala global, kompetisi prestisius ini dipastikan akan diikuti oleh pelari profesional dan penggemar olahraga lari dari 34 negara di dunia," ujar Hotraja Sitanggang.Menurut Hotraja Sitanggang, ajang tersebut sukses memposisikan diri sebagai salah satu agenda
sport tourism paling bergengsi dan dinantikan di Sumatera Utara.
Baca juga: Kapolsek Kotapinang Sambangi Desa-Desa, Rangkul Warga Lawan Pencurian Sawit, Narkoba dan Kekerasan Seksual AnakLanjut Hotraja Sitanggang, melalui persiapan matang lintas instansi, ajang tersebut bukan sekadar pembuktian ketahanan fisik, melainkan mahakarya promosi wisata. "Para pelari akan dimanjakan sekaligus diuji oleh rute ikonik yang membentang dari Water Front City Pangururan, melintasi eloknya Ronggurnihuta dan Tano Ponggol, hingga menantang tingginya lereng Gunung Pusuk Buhit. Kombinasi medan menantang dan lanskap Danau Toba yang spektakuler inilah yang menjadi daya tarik utama bagi para petualang,"terangnya.
Baca juga: Ketua Pembina Posyandu Sumut Kahiyang Ayu Pastikan Pelayanan Posyandu Berjalan OptimalDisamping itu, lanjut Hotraja Sitanggang, akan menggerakkan Ekonomi dan menjangkau semua kalangan. Ia menjelaskan dampak ekonomi dari ajang tersebut sangat dirasakan oleh masyarakat setempat. Dengan estimasi perputaran ekonomi yang menembus ratusan miliar rupiah pada tahun-tahun sebelumnya, festival olahraga ini menjadi oase bagi ribuan pelaku UMKM, perhotelan, hingga kuliner lokal."Perhelatan ini membuktikan bahwa Danau Toba telah bertransformasi menjadi destinasi
sport tourism kelas dunia. Menyatukan adrenalin kompetisi olahraga dengan magisnya bentang alam serta kekayaan budaya lokal, Trail of The Kings by UTMB 2026 akan meninggalkan memori yang tak terlupakan bagi setiap atlet, penonton, maupun wisatawan yang hadir,"pungkasnya.Sementara Rudi dan Ebet mengatakan bahwa anggaran ajang TOTK tahun ini sebesar Rp 4,5 miliar bersumber dari APBD Provinsi SUMUT, dari Peserta dan dari Sponsor."Adapun anggaran TOTK tahun ini sebesar Rp 4,5 miliar bersumber dari APBD Provinsi SUMUT, peserta Lomba dan dari Sponsor bersama dukungan Pemkab Samosir diproyeksikan akan membuat efek domino ekonomi semakin luas. Semangat kompetisi pun dibuka lebar untuk semua kalangan melalui variasi kategori, mulai dari jarak ekstrem 100K hingga lari khusus anak-anak,"singkatnya.(Harianto Girsang)
Bagikan: