11 May, 2026

Universitas BTH Siapkan Langkah Strategis

Indofakta.com, 2026-05-11 20:01:01 WIB

Bagikan:

Jabar -- Di tengah perubahan dunia kerja, perkembangan teknologi, dan kebutuhan sumber daya  
manusia masa depan yang semakin dinamis, Universitas BTH terus menunjukkan transformasi  
dan langkah strategis sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada  
masa depan generasi muda Indonesia.

Melalui kegiatan BTH Media Gathering 2026, Yayasan Bakti Tunas Husada bersama  
Universitas BTH secara resmi melakukan public expose terhadap berbagai pencapaian penting  
institusi yang menjadi tonggak baru perkembangan pendidikan tinggi di Priangan Timur dan  
Indonesia.

Baca juga: Fadli Zon Dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan UNAS: “Budaya Adalah Fondasi Peradaban”

Rektor Universitas BTH, Prof. Dr. Ruswanto, M.Si.  mrngatakan, salah satu capaian terbesar Universitas BTH tahun ini adalah keberhasilan meraih Akreditasi  
Unggul untuk tiga program studi sekaligus, yaitu: 
• Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit 
• Program Studi S1 Farmasi 
• Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker

"Predikat unggul tersebut menjadi bukti nyata kualitas akademik, tata kelola institusi, kualitas  
dosen, kurikulum, fasilitas pembelajaran, hingga kesiapan lulusan Universitas BTH dalam  
menghadapi dunia kerja dan kebutuhan industri kesehatan masa depan" jelas Ruswanto, Senin (11/5/2026)

Universitas BTH juga menegaskan bahwa proses peningkatan mutu akademik akan terus  
berlanjut. Saat ini beberapa program studi lainnya sedang dipersiapkan untuk meraih  
Akreditasi Unggul pada akhir tahun 2026 dan tahun berikutnya sebagai bagian dari roadmap  
peningkatan kualitas universitas secara berkelanjutan.

Selain capaian akreditasi, Universitas BTH juga mengumumkan telah diperolehnya izin operasional untuk dua program studi baru yang dinilai sangat strategis dan prospektif.

Program studi pertama adalah Program Studi S1 Gizi, yang menjadi Program Studi Gizi  
pertama di wilayah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

"Kehadiran program  
studi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga profesional bidang gizi dan kesehatan masyarakat yang terus meningkat, terutama dalam menghadapi tantangan stunting, kesehatan preventif, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat," jelasnya.

Baca juga: Progres Pembangunan SMA Negeri 20 Kota Bekasi Ditinjau Legislatif Jabar

Program studi kedua yang menjadi perhatian nasional adalah Program Studi S1 Rekayasa  
Kosmetika, yang saat ini menjadi Perguruan Tinggi Swasta pertama dan satu-satunya di  
Indonesia yang menyelenggarakan program studi tersebut.

Program Studi Rekayasa Kosmetika hadir sebagai jawaban atas pertumbuhan industri  
kosmetik, skincare, beauty technology, wellness, dan industri kreatif berbasis sains yang  
berkembang sangat pesat di Indonesia maupun dunia.

"Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya akan mempelajari aspek sains kosmetika, tetapi juga inovasi produk, teknologi  
formulasi, riset bahan alami, branding, bisnis kosmetik, hingga peluang entrepreneurship di  
industri kecantikan masa depan yang saat ini sangat diminati generasi muda," katanya.

Dikatakannya, kedua program studi baru tersebut merupakan bagian dari respons strategis Yayasan BTH dan Universitas BTH dalam membaca tantangan dan kebutuhan masa depan, terutama terhadap  
perubahan tren industri, dunia kerja, serta perkembangan ekonomi kreatif dan kesehatan  
modern.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung akses pendidikan berkualitas, Yayasan BTH juga  
menyediakan program Beasiswa BTH Unggul bagi calon mahasiswa berprestasi akademik dengan kuota terbatas.

Program beasiswa tersebut meliputi: 
• 80 orang penerima Beasiswa BTH Unggul dengan rincian 50 orang calon mahasiswa dari wilayah Priangan Timur untuk seluruh program studi di Fakultas  
Teknologi Bisnis, dengan prioritas 
• 30 orang calon mahasiswa dari wilayah 3T Indonesia (terdepan, terluar, tertinggal)  
untuk seluruh program studi D3 dan S1 di Universitas BTH  
Program ini diharapkan dapat membuka akses pendidikan tinggi berkualitas bagi generasi  
muda potensial dari berbagai daerah agar memiliki kesempatan yang lebih luas untuk  
berkembang dan berprestasi.

"Tidak hanya fokus pada pembukaan program studi baru, Universitas BTH juga tengah  
mempersiapkan berbagai inovasi sistem pendidikan yang lebih cepat, fleksibel, dan adaptif  
terhadap kemampuan akademik mahasiswa," katanya.

Dengan telah hadirnya Program Studi S1 Farmasi, S2 Farmasi, dan Pendidikan Profesi  
Apoteker sekaligus di Universitas BTH serta didukung status Akreditasi Unggul, Universitas  
BTH akan segera meluncurkan Program Fast Track.

Program ini memungkinkan mahasiswa yang memiliki potensi akademik unggul sejak awal  
kuliah untuk memperoleh jalur percepatan: 
• dari S1 menuju S2 Farmasi  
• atau dari S1 menuju Pendidikan Profesi Apoteker  
Skema ini dirancang agar mahasiswa berprestasi dapat menyelesaikan pendidikan lebih efektif  
dan memiliki daya saing lebih tinggi di dunia kerja maupun dunia profesional kesehatan. 
Selain itu, Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit juga akan segera membuka Program  
Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi lulusan D3 Rekam Medik dan Informatika  
Kesehatan.

"Melalui program RPL ini, para tenaga kesehatan dan lulusan diploma dapat melanjutkan  
pendidikan sarjana dengan sistem pengakuan pengalaman dan capaian pembelajaran  
sebelumnya, sehingga proses studi menjadi lebih relevan, efisien, dan sesuai kebutuhan karier  
profesional," katanya.

Baca juga: Berkat Investasi Masuk Karawang, Lapangan Kerja Kian Terbuka

Universitas BTH juga semakin memperkuat langkah internasionalisasi kampus melalui  
Program Mahasiswa Asing. Saat ini Universitas BTH telah menerima mahasiswa internasional  
dari: 
• 1 orang dari Thailand di Program Studi S1 Sistem Informasi  
• serta 2 orang mahasiswa asal Nigeria untuk Program Studi S1 Farmasi  
Kehadiran mahasiswa asing tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan internasional  
terhadap kualitas pendidikan Universitas BTH sekaligus menjadi langkah awal menuju kampus  
yang lebih global, multikultural, dan kompetitif.

Ruswanto, menyampaikan bahwa seluruh langkah strategis ini merupakan bagian dari transformasi besar Universitas BTH untuk menghadirkan  
pendidikan tinggi yang benar-benar relevan dengan masa depan generasi muda.

“Kami percaya bahwa pendidikan tinggi tidak boleh hanya menghasilkan lulusan, tetapi harus  
mampu melahirkan generasi yang adaptif, unggul, inovatif, dan siap menghadapi perubahan  
zaman. Universitas BTH akan terus bergerak cepat agar mahasiswa kami mendapatkan  
kualitas pendidikan terbaik sekaligus peluang masa depan yang lebih luas,” ujar Prof.  
Ruswanto.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan BTH, H. Yoris Rusamsi Ruswadi, S.H., M.H. 
menegaskan bahwa Yayasan BTH akan terus berinvestasi pada kualitas pendidikan dan  
keberanian menghadirkan inovasi baru di dunia pendidikan tinggi.

“Kami berkomitmen Universitas BTH menjadi kampus yang tidak hanya berkembang secara  
institusi yang ditopang oleh tata kelola yang baik (Good University Governance), tetapi juga  
mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masa depan bangsa. Karena itu kami terus  
berinvestasi pada kualitas, inovasi, dan keberanian membuka bidang-bidang ilmu baru yang  
prospektif. Tak lupa kami pun berkomitmen menyediakan berbagai beasiswa dalam upaya  
peningkatan akses pendidikan generasi muda Indonesia yang unggul dan relevan dengan  
perkembangan dunia usaha, industri dan dunia kerja,” ungkap H. Yoris Rusamsi Ruswadi.

Melalui berbagai capaian dan inovasi tersebut, Universitas BTH semakin mempertegas  
posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi yang progresif, visioner, dan siap menjadi bagian  
penting dalam mencetak generasi masa depan Indonesia yang unggul dan berdaya saing global. 
Secara lengkap tentang Penerimaan Mahasiswa Baru di UBTH dapat diakses melalui  
https://admisi.universitas-bth.ac.id.

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online