Bandung -- Peringatan Hari Koperasi tingkat Provinsi Jabar, diisi dengan berbagai kegiatan. Kegiatan itu, difokuskan pada promosi berbagai produk koperasi serta UMKM yang saat ini sudah berkembang di Jabar.
Keterangan demikian mengemuka dalam jumpa pers, Selasa (25/7).
Kadis KUK Jabar, Kusmana Hartaji, dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan Salah satu masalah yang dihadapi koperasi dan umkm di jawa barat adalah promosi dan pemasaran produk.
Baca juga: Akses Warga Kembali Lancar, Jembatan Armco di Desa Batu Lokong, Kec. Galang RampungUntuk itu, dalam rangka memfasilitasi permasalahan tersebut Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat melakukan berbagai upaya diantaranya kegiatan peringatan hari koperasi nasional tingkat Jawa Barat 2023 yang akan dilaksanakan pada 27-29 juli 2023 di kawasan central park meikarta kabupaten bekasi.
Baca juga: Kelurahan Terjun Bersama Babinkamtibmas dan Ormas Meminimalisir Aksi Kejahatan Melalui Patroli PerdanaSelain itu, kegiatan Muharam UKM Jabar millenial zilenial (mumtaz) festival 2023 yang akan digelar 5-6 Agustus 2023 dan temu bisnis One Pesantren One Product (OPOP) 2023 pada 5 agustus 2023 di kawasan Masjid Al jabar, Kota Bandung.
Baca juga: Jan Samuel Maringka Dikukuhkan Jadi Ketum AAAFI, Advokat dan Akuntan Forensik Bersatu Perkuat Penegakan Hukum Kegiatan puncak peringatan Harkop ke 76 tingkat Provinsi Jawa Barat, jelas Kusmana rencana akan dibuka oleh Gubernur jawa barat dan dihadiri menteri KUKM RI serta akan digelar apel atau upacara peringatan digelar pula gelar produk koperasi dari 27 Kabupaten/ Kota Se-jawa barat.
Baca juga: Pangdam I/BB Tinjau Yonif TP 907/Dewa Shahdan, Pastikan Kesiapan SatuanProduk yang ditampilkan mulai makanan dan minuman, fashion, kerajinan dan produk lainnya. Selain gelar produk digelar pula karnaval koperasi, talkshow perkoperasian, lomba-lomba, fashion show, hiburan dan laiinnya.Acara mumtaz festival diselenggarakan dalam rangka mempeeingati bulan muharam dan hari jadi provinsi jawa barat ke 78 diikuti produk pelaku koperasi dan umkm binaan Dinas KUK Jabar dengan berbagai produk unggulan diantaranya kerajinan, fashion, aksesoris dan kuliner.Melalui kegiatan mumtaz ini akan menjadi sarana promosi yang tepat untuk tumbuh kembangnya umkm di indonesia dan dunia internasional. Selain itu, terjalin kerjasama bisnis antara pelaku usaha dengan pelaku usaha lainnya, meningkatkan link dan network yang semakin luas pada akhirnya akan meningkatkan transaksi dan kesejahteraan pelaku usaha.Kegiatan mumtaz akan dimeriahkan temu bisnis, talkshow dan edukasi langsung kepada pengunjung, senam masap, festival musik religi dan fashion antar opd jawa barat, nada dakwah, pembagian bansos kemasyarakatan, band dan musik perfomance.Selanjutnya, sambung Kusmana untuk temu bisnis OPOP 2023 akan diserahkan hadiah bagi juara opop tingkat provinsi jawa barat dan pelaksanaan temu bisnis yang menghadir offtaker untuk bertransaksi langsung maupun secara online dengan peserta opop.Selama empat tahun bergulir, sebanyak 2.844 pesantren sudah tergabung dalam program OPOP dari target 5.000 pesantren hingga 2023.Pada tahun 2023 target 2.156 pondok pesantren realisasi mencapai 2.174 pontren ikut dalam kegiatan OPOP sehingga target 5000 pontren tercapai 5.018 pontren.Overview jumlah potensi transaksi dari tahun ke tahun transaksi 0pop 2020 dengan peserta 500 pontren sebesar Rp. 21 miliar, transaksi tahun 2021 dengan 1000 pontren mencapai rp 136,5 miliar, transaksi tahun 2022 dengan peserta 270 pontren sebesar rp 42,1 miliar.Untuk memperluas pasar produk-produk terbaik OPOP, pemprov jabar mengirim produk OPOP untuk hadir di pameranl luar negeri.Tahun 2019 produk OPOP hadir di pameran di turki, 2021 produk opop hadir di dubai, bahkan ekspor ke dubai untuk jengkol, manggis, fashion dan sarung. Pada tahun 2022 produk opop hadir di milan dan pameran di turki.Selain itu, ujar Kusmana program OPOP banyak ditiru provinsi lain dan mendapat penghargaan top 45 inovasi pelayanan publik 2020 pada kompetisi inovasi pelayanan publik (kipp) 2020.(nr)
Bagikan: