Pemkot Bandung Tindak Lanjuti Keluhan Warga Cipadung
Kota Bandung – Pemerintah Kota Bandung memetakan sejumlah persoalan lingkungan di Kelurahan Cipadung, mulai dari banjir, drainase, penerangan jalan, sampah hingga sanitasi. Persoalan tersebut disampaikan warga dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana ke-103, Rabu (14/10/2026).
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta perangkat daerah terkait segera memeriksa dan menindaklanjuti berbagai aspirasi warga.
Salah satu keluhan utama adalah banjir di RW 02 yang disebut telah terjadi sejak 2016. Warga mengusulkan pembangunan sodetan menuju wilayah Panyileukan. Farhan meminta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mengecek kondisi saluran serta dampaknya terhadap wilayah sekitar.
Warga juga mengusulkan pemasangan penerangan jalan di 20 titik, penambahan fasilitas keselamatan lalu lintas di Jalan A.H. Nasution, serta penanganan drainase terbuka dan titik rawan kecelakaan di kawasan Cibiru.
Di bidang persampahan, Farhan mendorong setiap RW menyiapkan satu RT sebagai percontohan pengolahan sampah organik menggunakan lubang kompos (*compost pit*). Pelatihan akan dikoordinasikan bersama kelurahan dan Dinas Lingkungan Hidup.
Selain itu, Pemkot Bandung akan memverifikasi laporan 51 rumah yang belum memiliki akses septic tank untuk memastikan kondisi sanitasi dan saluran pembuangan limbah.
Aspirasi lain yang dibahas meliputi usulan bedah rumah, perbaikan data kesejahteraan warga, penanganan pohon rawan tumbang, serta kebutuhan sarana pengangkutan sampah dan dukungan bagi Linmas.
Pemkot Bandung berharap koordinasi lintas perangkat daerah dapat mempercepat penanganan persoalan tersebut sehingga kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan dapat ditindaklanjuti secara tepat.( Fadly/jnl)
Sumber Berita: Humas Kota Bandung