12 Apr, 2026

Cuaca Ekstrem Mengintai, Kepala BPBD Samosir Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Indofakta.com, 2026-04-07 13:23:32 WIB

Bagikan:

SAMOSIR – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Samosir, Sarimpol Simanihuruk, mengimbau seluruh masyarakat Samosir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Selasa, 7 April 2026.

Baca juga: Didukung APBN 2026, Kabupaten Samosir Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Vandiko : Program Presiden Yang Harus Disukseskan

Imbauan tersebut disampaikan menyusul rilis prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk periode 6 hingga 13 April 2026 di wilayah Sumatera Utara.

Baca juga: Even Perdana HSF Horja Bius Mangase Taon Digelar, Wabup Samosir: Budaya Tak Ternilai, Harus Dilestarikan

Sarimpol menjelaskan, berdasarkan analisis BMKG, kondisi atmosfer di wilayah Sumatera Utara saat ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), suhu muka laut yang hangat, serta adanya sirkulasi siklonik di perairan barat yang membentuk daerah konvergensi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan yang dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan petir.

“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir. Risiko bencana seperti longsor, banjir lokal, dan pohon tumbang perlu diantisipasi sejak dini, terutama di wilayah rawan,” ujar Sarimpol.

Baca juga: Aksi Nyata Jaga Danau Toba, Peran Effendy Naibaho Menginspirasi 'Suan, Unang Taba'

Ia menegaskan, kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi.
Menurutnya, BPBD Samosir juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk meningkatkan koordinasi lintas sektor serta kesiapan personel dan peralatan di lapangan.

Baca juga: Jaga Ekosistem Danau Toba, Bupati Samosir Bersama Yayasan Pusuk Buhit Tebar 1.000 Bibit Ikan dan Tanam 1.000 Pohon

“Kami terus memantau perkembangan cuaca dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.

Selain itu, Sarimpol mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Danau Toba agar lebih berhati-hati, mengingat potensi angin kencang dan gelombang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Ia juga mengajak masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik melalui situs web, aplikasi InfoBMKG, maupun media sosial, guna mendapatkan informasi yang akurat dan terkini.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesiapsiagaan, menjaga lingkungan, dan meminimalkan risiko bencana. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tutupnya.(Jst)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online