7 Mar, 2026

Hari Ketiga Safari Ramadan, Bupati Simalungun bersama Tim Safari Ramadhan Kunjungi Al Kautsar Kecamatan Bandar Masilam

Indofakta.com, 2026-02-28 21:07:20 WIB

Bagikan:

Simalungun --- Malam ketiga Safari Ramadhan 1447 Hijriah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun kembali melaksanakan kunjungan silaturahmi ke sejumlah masjid, Jum'at malam (27/2/2026).

Baca juga: Panitia Undang Wali Kota Wesly Hadiri Jubileum 75 Tahun GKPS Jalan Sudirman

Kali ini Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, hadir langsung bersama Tim Safari Ramadhan mengunjungi Masjid Al-Kautsar, Nagori Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Masilam, Sumatera Utara.

Baca juga: Wali Kota Wesly Pukul Gondrang Simalungun Tanda Dibukanya Semarak Ramadhan Siantar (SERASI) 2026

Pada malam ketiga ini, Tim Safari Ramadhan Pemkab Simalungun turun mengunjungi Masjid terbagi menjadi empat rombongan. Tim yang bersama Bupati dipimpin Asisten Administrasi dan Umum, Akmal Harif Siregar mengunjungi Masjid Al-Kautsar Nagori Bandar Tinggi Kecamatan Bandar Masilam.

Baca juga: Wali Kota Wesly dan Forkopimda Sidak Pasar Jelang Idul Fitri, Imbau Tidak Panik Buying

Selanjutnya Tim dipimpin Kepala Dinas Sosial, Osnidar Marpaung, mengunjungi Masjid Al-Hidayah Huta IV Bandar Rejo Bandar Masilam. Tim yang dipimpin Kepala Dinas PPPA, Sri Wahyuni mengunjungi Masjid At-Taqwa  Nagori Parbutaran, Kecamatan Bosar Maligas.

Baca juga: Wali Kota Wesly Jamu dan Ajak Tim Paduan Suara HKBP Jati Waringin Belanja Oleh-oleh di Pematangsiantar

Sementara itu, Tim yang dipimpin Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Bob Presly Saragih mengunjungi Masjid Istiqlal, Emplasmen Bahlias Kecamatan Bandar. Setiap masjid yang dikunjungi Tim diberikan bantuan berupa 1 unit speaker portabel dan dua gulung sajadah untuk membantu memakmurkan Masjid.

Kehadiran Bupati bersama Tim Safari Ramadhan di Masjid Al-Kautsar, Nagori Bandar Tinggi, disambut hangat oleh Camat Bandar Masilam, Ida Royani Damanik bersama Anggota DPRD H.Girun, Ka. KUA, Ketua LPTQ Kecamatan Bandar Masilam, para Pangulu, tokoh-tokoh agama, pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM), serta tokoh masyarakat dan ormas pemuda Islam.

Suasana penuh keakraban  terlihat  saat acara berbuka bersama di kediaman H. Girun yang dirangkai dengan Sholat Maghrib berjamaah.
Selanjutnya pelaksanaan shalat fardhu Isya dan shalat sunah tarawih dan witir di Masjid Al Kautsar.

Camat Bandar Masilam, Ida Royani Damanik dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya yang mendalam kepada Bupati Simalungun beserta rombongan tim safari Ramadhan Pemkab Simalungun yang telah hadir di Masjid Al-Kautsar Nagori Bandar Tinggi Kecamatan Bandar Masilam.

"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian bapak Bupati. Ramadhan tahun ini terasa begitu istimewa dan membekas di hati warga kami dengan menyambut kedatangan bapak bupati langsung di kecamatan kami,"ujarnya.

Sementara itu, dalam arahannya Bupati Simalungun, Dr H Anton Ahmad Saragih secara khusus membedah makna Surah Al-Hujurat Ayat 12. Di hadapan jamaah, Bupati menekankan pentingnya menjaga lisan dan hati dari prasangka buruk (suuzan).

Menurut Bupati, Ramadhan adalah momentum untuk membersihkan diri. Sebagaimana perintah Allah dalam Al-Hujurat, jauhilah prasangka karena sebagian prasangka itu dosa. "Mari kita bangun Simalungun dengan rasa saling percaya dan persaudaraan yang kokoh,"ujanya.

Terkait dengan adanya permohonan dari setiap daerah tentang perbaikan jalan yang ada di Kabupaten Simalungun, Bupati menegaskan, akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk membangun Kabupaten Simalungun terkhusus bidang infrastruktur agar menjadi lebih baik ke depannya.

"Memohon do'a dan dukungannya, masyarakat, alim ulama agar kita tetap bersinergi dan bergandengan tangan demi terlaksananya pembangunan di Kabupaten Simalungun,"ucap Bupati.

Kunjungan silaturahmi Bupati Simalungun bersama Tim Safari Ramadhan di Masjid Al-Kautsar diisi dengan tausyah yang disampaikan oleh Al -Ustadz H.Ikhwanuddin yang mengingatkan jamaah dengan tegas namun penuh dengan kelembutan tentang hakikat waktu.

"Jadikanlah setiap sujud dan puasa kita tahun ini seolah-olah ini adalah Ramadhan terakhir dalam hidup kita. Dengan begitu, kita akan beribadah dengan totalitas tanpa sisa,"ujar Ikhwanuddin.

Antusiasme luar biasa ditunjukkan  oleh ratusan jamaah tetap bertahan hingga akhir acara, menciptakan hubungan kekeluargaan yang erat antara pemimpin dan rakyatnya di bawah naungan semangat Ramadhan.(Harianto Girsang)

Bagikan:

© 2026 Copyright: Indofakta Online