MEDAN -- Oknum ASN berinisial Adl dari salah satu dinas si Kota Tebing Tinggi diduga melakukan intervensi untuk kepentingan pribadinya terhadap, Iqbal Akbar Kepala SPPG (Sarana Pelayanan Pemenuhan Gizi) Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi.
Baca juga: ?703 Prajurit Getarkan Dermaga Belawan, TNI Kuat Bersama Rakyat ?Iqbal Akbar Kepala SPPG Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi, Jumat (23/1/2026) kepada wartawan menceritakan bahwa, dugaan intervensi dilakukan oleh oknum ASN Adl yang datang dengan memakai seragam ASN lengkap saat bersama pasangan suami istri (pasutri) M dan Istrinya datang menemui, Iqbal Akbar pada saat jam kerja, Selasa (20/1/2026) pukul 09.00 Wib di dapur SPPG.
Baca juga: Pangdam III/Siliwangi Buka Grasstrack dan Motocross Championship Piala Pangdam III/Siliwangi Ke-3 Tahun 2026Masih disampaikan, Iqbal Akbar, pasutri (M dan istri) didampingi Adl (oknum ASN) awalnya datang menemui dirinya untuk mempertanyakan jika mereka (M dan istri) tentang internal yayasan di program pemerintah ini.
Lanjut Iqbal, karena bukan kapasitas dirinya, kemudian Iqbal mengatakan kepada (M dan Istri) agar langsung mendatangi/menanyakan ke pihak yayasan bersangkutan. Lalu, agar tidak ada kesalahpahaman kemudian saya menjelaskan bahwa, mereka (M dan Istri) bukanlah bagian dari pihak yayasan sesuai surat keterangan yayasan yang pernah sampai ke saya.
Baca juga: Gotong Royong di Ujung Dermaga, Sambut HUT TNI ke - 81 Dengan Laut yang Bersih"Nah, setelah saya menceritakan dan menjelaskan terkait perihal yang disampaikan M dan Istri ke saya tersebut, namun, oknum ASN berinisial Adl seakan menjadi pahlawan dan seolah olah diduga mencari keuntungan pribadinya dengan memaksa saya untuk memberikan data yang valid kepada pasutri (M dan istri). Sementara terkait data yang dimaksud bukan hak saya menyampaikan kepada mereka dan bukan ranah mereka (Oknum ASN Adl dan M juga istri) bertanya kepada saya," ucap Iqbal.
Baca juga: Jumat Berkah Pewarta Polrestabes Medan, Chairum Lubis: Pererat Silaturahmi Media dan KepolisianLanjut dibeberkan Iqbal, sikap dan perkataan juga permintaan oknum ASN Adl memaksa saya untuk memberi informasi dan data valid kepada M dan istrinya yang didengar banyak orang sudah sangat mengganggu aktivitas kami mengerjakan pekerjaan program pemerintah bapak presiden Prabowo yang dibutuhkan masyarkat dalam memenuhi kebutuhan gizi.
Tidak hanya itu, didepan M dan istri juga petugas dapur SPPG, oknum ASN Adl juga berbicara kepada saya dengan membawa bawa nama orangtua saya. Jelas itu sangat sangat tidak etis dan mengganggu aktivitas kami di dapur SPPG. Begitupula perbuatan dan tindakan M dan istri berkata kata yang tidak sepantasnya didengar banyak orang hingga menyebar keberapa instansi pemerintahan di Kota Tebing Tinggi yang seolah saya bersalah.
"Atas sikap dan perbuatan juga tindakan oknum ASN Adl dan M juga istrinya, saya meminta agar mereka meminta maaf kepada saya secara terbuka melalui surat klarifikasi kepada Kordinator Wilayah Kota Tebing Tinggi yang menangani program Presiden pak Prabowo dan permohonan maaf tertulis kepada saya," ungkap disampaikan Iqbal Akbar.Sementara, Oknum ASN Adl yang dikonfirmasi wartawan terkait pernyataan, Iqbal Akbar Kepala SPPG Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi hingga sampai berita ini dimuat belum ada memberikan keterangan.(dar)
Bagikan: