MEDAN -- Proyek pembangunan tembok setinggi 3 (tiga) meter di Psr I, Kel. Tanah Enam Ratus, Kec. Medan Marelan, Kota Medan milik pengusaha property berinisial S dihimbau agar melakukan penyetopan pengerjaannya sebelum memiliki Retribusi Surat Izin Permohonan Bangunan Gedung (PBG).
Baca juga: Perempuan Pemimpin Kejari Musi Rawas, Kerja Tak Kenal Lelah Layani MasyarakatPernyataan tersebut dikatakan, Rakhmad Adi Syahputra Harahap Kepala Satpol PP Kota Medan saat memberi keterangan kepada wartawan, Senin (6/1/2025) kemarin setelah pihaknya melakukan pengecekan atas pengaduan masyarakat terkait bangunan tanpa plank PBG, Selasa (31/12/2024) lalu.
Baca juga: Raker dengan Komisi III, Kejaksaan RI Soroti Tukin, Implementasi KUHP-KUHAP Baru, hingga DPA 2029"Setelah dilakukan pengecekan atas aduan masyarakat, dilokasi ada terdapat bangunan tembok yang belum ada Plank PBG. Saat dilokasi kami menemui pengawas atas nama Kevin dan kami himbau untuk menyetop segala aktivitas pengerjaan pembangunan," ujar Rakhmad, Kamis (8/1/2025) kepada wartawan.
Masih orang nomor satu di Satpol PP Kota Medan ini menjelaskan, saat ditanya pengawas tersebut tidak mau memberi informasi terkait bangunan apa yang akan di bangun.
Baca juga: Mohon Dihukum Setahun, Sudah Tidak Ada Kerugian Negara, 'Bebaskan Edi Kurnia Dari Dakwaan Primair'"Sudah kami himbau untuk menghentikan proses pengerjaan pembangunan sampai adanya izin PBG yang dikeluarkan dari Pemko Medan. Dan persoalan izin PBG masih tetap kami lakukan monitor," ungkap Rakhmad.
Baca juga: Putusan MK Lindungi Wartawan, SPRI: Dewan Pers dan Konstituen Wajib Hormati PutusanSebelumnya, Ansari Hasibuan Camat Medan Marelan disebut sebut memelihara proyek bangunan ilegal di Psr I, Kel. Tanah Enam Ratus, Kec. Medan Marelan, Kota Medan lantaran tidak memiliki/mengantongi izin PBG yang hingga sampai sekarang masih terus adanya aktivitas pengerjaan masih bungkam yang beberapa kali dikonfirmasi wartawan.
Begitupula halnya dengan, Alexander Sinulinga Kadis Perkimcikataru Kota Medan yang dikonfirmasi terkait bangunan tembok Psr I, Kel. Tanah Enam Ratus, Kec. Medan Marelan yang belum memiliki izin PBG milik pengusaha property berinisial S terus bungkam.(dar)
Bagikan: