25 Jul, 2024

AS Mengatakan Sudah Menyuarakan Kekhawatirannya Kepada India Tentang Hubungannya dengan Rusia

Indofakta.com, 2024-07-09 08:18:39 WIB

Bagikan:

Washington -- Amerika Serikat telah menyuarakan keprihatinannya kepada India mengenai hubungannya dengan Rusia di tengah-tengah invasi Moskow ke Ukraina, juru bicara Departemen Luar Negeri AS memberitahu para wartawan pada hari Senin (08/07) dalam menanggapi pertanyaan-pertanyaan mengenai pertemuan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca juga: LeBron James Dinobatkan Sebagai Pembawa Bendera Tim Putra Amerika Serikat di Olimpiade Paris

MENGAPA INI PENTING
India telah menghadapi tekanan dari Barat untuk menjauhkan diri dari Moskow setelah Rusia menginvasi Ukraina. Sejauh ini, New Delhi menentang tekanan tersebut, dengan alasan hubungan jangka panjangnya dengan Rusia dan kebutuhan ekonominya.

Baca juga: Biden Berjanji untuk ''Terus Berupaya Mengakhiri Perang di Gaza''

Modi bertemu Putin di Rusia pada hari Senin (08/07) dalam kunjungan pertama sang perdana menteri sejak Rusia menginvasi Ukraina pada bulan Februari 2022. Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, sang perdana menteri mengatakan bahwa perundingannya dengan Putin "pasti akan sangat membantu dalam memperkuat ikatan persahabatan" antara kedua negara.

KUTIPAN UTAMA
"Saya akan melihat pernyataan publik Perdana Menteri Modi untuk memahami apa yang dia bicarakan, tetapi seperti yang saya katakan, kami telah menjelaskan secara langsung kepada India mengenai keprihatinan kami mengenai hubungan mereka dengan Rusia," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah konferensi pers.

Baca juga: Rusia Lakukan Latihan Peluncur Rudal Nuklir Jarak Jauh Kedua Bulan Ini

"Jadi kami berharap (bahwa) India dan negara lain ketika mereka terlibat dengan Rusia akan menjelaskan bahwa Rusia harus menghormati Piagam PBB, harus menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina."

Baca juga: Italia Tuduh Pimpinan NATO Stoltenberg Berkhianat

KONTEKS
Rusia adalah pemasok senjata terbesar bagi India sejak zaman Uni Soviet. Akan tetapi, India juga telah mencari alternatif lain, karena perang Ukraina telah menghambat kapasitas Rusia untuk memasok amunisi dan suku cadang.

Washington dalam beberapa tahun terakhir ini telah berusaha merayu New Delhi, dimana para analis politik mengatakan bahwa AS melihat India sebagai tandingan Tiongkok di Asia-Pasifik.

Sementara Barat telah berupaya mengisolasi Putin, Cina, India, dan negara-negara di Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin masih terus menjalin kemitraan. (Az)

Bagikan:

© 2024 Copyright: Indofakta Online