14 Jul, 2024

Dr. Ema Siti Huzaemah Kabag TU Kejati Banten, Menjadi Peserta PKA Hingga Mengajar PKP Kejaksaan

Indofakta.com, 2024-07-06 14:50:25 WIB

Bagikan:

JAKARTA -- Senin, 10 Juni 2024, menjadi salah satu hari bersejarah bagi Dr. Ema Siti Huzaemah Ahmad, SH, MH. Apa gerangan, bertempat di Aula Kejaksaan Tinggi (Kjati) Banten di Serang, tepat pukul 10.00 WIB, ia dilantik menjadi pejabat eselon III sebagai Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kejati Banten oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Dr. Didik Farkhan. Ema, sapaan akrabnya, yang sebelumnya menjabat sebagai pemeriksa di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) kini dipercaya oleh pimpinan Kejaksaan Agung mendapat amanah baru sebagai Kabag TU Kejati Banten.  

Baca juga: Atur Sejumlah Proyek Lelang Di UPBJ Pemkot Bandung, Kejari Lakukan Penggeledahan Masuk Tahap Penyidikan


Usai dilantik menjadi Kabag TU, Ema langsung gercep (gerak cepat) benahi rumah tangga baru di Kejati Banten, ia langsung menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Nasioanl tentang keprotokolan bagi ASN dengan menghadirkan nara sumber yang kompeten di bidangnya yakni Sandra Erawanto adalah Widyaiswara, Coach, Pelatih, Konsultan dari Kementerian Sekretariat Negara RI.

Baca juga: Preman Bersenjatakan Kelewang Serang Warga Kampung Kompak Jalan H Anif, Puluhan Orang Luka - luka


Selain itu, kebanggaan perempuan berhijab ini juga di percaya pimpinan Badan Diklat Kejaksaan RI untuk mengajar di PKP ( Pelatihan Kepemimpinan Pengawas) angkatan V di Kampus B Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan atau lebih dikenal dengan Komplek Adhyaksa Loka Ceger, Jakarta Timur. 

Baca juga: Tim Jam Intelijen Kejagung Kunjungan Kerja di KPU dan Bawaslu Provinsi Maluku


Ditengah kesibukannya Ema sebagai Kabag TU Kejati Banten merasa bersyukur, pasalnya baru menjabat Kabag TU lima hari langsung mendapatkan panggilan sebagai peserta Diklat di Ceger yakni Diklat PKA (Pelatihan Kepemimpinan Administrator) yaitu Diklat yang diikuti bagi pejabat eselon III dari seluruh Kejati se-Indonesia.


“ Alhamdulillah, baru 5 hari kepanggil Diklatpim III ( Pelatihan Kepemimpinan Administrator-red),” ucapnya singkat saat ditemui di Kejaksaan Agung dalam rangka menghadiri pelantikan Wakil Jaksa Agung, Jamdatun dan 4 Kajati, Kajati Banten, Jambi, Papua dan Papua Barat, Kamis (4/7/2024).

Baca juga: Curigai Dugaan Tipikor, Kejari Kota Bandung Geledah Kantor Balap Pemkot Bandung Dan Kediaman Anggota Pokja


Ema, perempuan bergelar Doktor Hukum ini dipanggil mengikuti PKP berdasarkan surat Nota Dinas dari Kepala Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Badan Diklat Kejaksaan Republik Indonesia Nomor: B-182/I.2/Imk/06/2024 tanggal 19 Juni 2024 tentang Permohonan Bantuan Pemanggilan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan V dan VI Tahun Anggaran 2024.


Dr. Ema Siti Huzaemah Ahmad merupakan peserta terbaik ke-III pada Diklat Kepemimpinan Tingkat IV angkatan IV tahun 2019 yang lalu ini menjadi sangat terkenal, lantaran menciptakan aplikasi Alibajigur ( Aplikasi Pengadministrasian dan Pengembalian Barang Bukti pada Kejaksaan Negeri Cianjur ) kala menjabat sebagai Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Cianjur, hingga testimoni terkait inovasinya terus mengalir dari kalangan pejabat Kejaksaan hingga berbagai instansi di Pemkab.Cinajur.


Di Cianjur, perempuan yang dikenal pekerja keras sebagai seorang jaksa juga dikenal sebagai penggiat Maenpo yaitu melestarikan seni dan budaya di Kabupaten Cianjur. 


"Di Cianjur saya dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) sampai 2028, kenapa saya tertarik pencak silat? Saya berharap ke depannya pencak silat ini tetap membudaya sebagai ikon dari tataran Sunda yang tidak boleh musnah," kata lulusan Doktor Hukum Universitas Padjajaran kepada wartawan di Cianjur setahun lalu.


Atas sumbangsihnya terhadap seni dan budaya Cianjur, Ketua PB Paguyuban Pasundan Prof Dr HM Didi Turmudzi MSi memberikan penghargaan kepada Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad SH MH, sebagai penggiat maenpo yang melestarikan seni budaya Cianjur, Penghargaan diberikan bertepatan dalam rangka Milangkala Paguyuban Pasundan ke-110 di tahun 2023.


Saat ini perempuan yang dijuluki sebagai Srikandi Adhyaksa Kejari Cianjur karena kegigihannya untuk memajukan wanita Indonesia, tengah tercatat sebagai peserta PKA angkatan VI, pembelajaran sedang berlangsung secara mandiri yang dilaksanakan di satuan kerja masing masing.  


Sebagai informasi Badan Diklat Kejaksaan RI telah menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Administrasi (PKA) Angkatan V dan VI dengan metode Blended Learning berlangsung di kampus B Adhyaksa Loka Ceger, dan sudah di mulai sejak 26 Juni sampai dengan 17 Oktober 2024. (Muzer)

Bagikan:

© 2024 Copyright: Indofakta Online