25 Jul, 2024

Martinez Menyelamatkan Messi yang Tersipu Malu Saat Argentina Kalahkan Ekuador Menuju Semifinal Copa America

Indofakta.com, 2024-07-05 13:53:15 WIB

Bagikan:

Houston -- Kiper Emiliano Martinez menjadi pahlawan dengan menggagalkan dua tendangan penalti dan menyelamatkan Lionel Messi yang tersipu malu saat tuan rumah Argentina mengalahkan Ekuador dalam drama adu penalti untuk memastikan tempat mereka di semifinal Copa America pada Jumat (05/07).

Baca juga: LeBron James Dinobatkan Sebagai Pembawa Bendera Tim Putra Amerika Serikat di Olimpiade Paris

Emiliano Martinez melakukan selebrasi setelah aksi heroiknya dalam adu penalti membawa sang juara dunia melaju ke semifinal Copa America. Sebuah sundulan dari Lisandro Martinez telah membawa Argentina unggul 1-0 sepuluh menit sebelum turun minum, namun Kevin Rodriguez mencetak gol penyama kedudukan untuk Ekuador, yang bangkit di depan 69.456 pendukungnya di NRG Stadium, Houston.

Baca juga: Biden Berjanji untuk ''Terus Berupaya Mengakhiri Perang di Gaza''

Messi gagal mengeksekusi tendangan penalti pembuka, tendangannya membentur mistar gawang. Namun berkat aksi heroik Martinez, Argentina berhasil bangkit untuk memenangkan adu penalti 4-2 dan melaju ke semifinal, di mana mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara Venezuela dan Kanada.

Baca juga: Rusia Lakukan Latihan Peluncur Rudal Nuklir Jarak Jauh Kedua Bulan Ini

Martinez tidak ingin mengulangi kejadian pahit seperti kegagalan Messi dalam adu penalti melawan Cili di final Copa 2016. Ia melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Angel Mena dan Alan Minda, sebelum Nicolas Otamendi mencetak gol keempat yang menentukan. Ini merupakan momen menegangkan bagi tim favorit turnamen ini, namun sekali lagi, Martinez menjadi penyelamat.

"Saya mengatakan kepada para pemain sebelum adu penalti bahwa saya belum siap untuk pulang, tim ini layak untuk melaju hingga ke final," kata sang penjaga gawang kepada televisi Argentina setelah tim melakukan selebrasi di lapangan. "Saya merasa sangat terhubung dengan seluruh pemain, saya berada di dekat keluarga saya dan ini adalah momen-momen yang spesial. Tim ini pantas untuk terus melaju, sangat menarik."

Baca juga: Italia Tuduh Pimpinan NATO Stoltenberg Berkhianat

Ekuador harus menelan kekecewaan setelah pertandingan di mana mereka menciptakan banyak peluang untuk memenangkan pertandingan. Tim asuhan Felix Sanchez memulai pertandingan dengan baik, mendominasi bola di lini tengah dan sesekali merepotkan lini pertahanan Argentina. Moises Caicedo memiliki peluang awal, menyambut umpan sundulan dari Enner Valencia, namun tendangannya tidak terlalu keras dan dapat dengan mudah diantisipasi oleh Martinez.

Argentina perlahan-lahan mulai menguasai jalannya pertandingan, namun baru pada menit ke-28 mereka mendapatkan peluang pertama ketika Enzo Fernandez menyundul bola umpan silang dari Nahuel Molina dari sisi kanan. Tujuh menit kemudian, mereka kembali memimpin. Messi mengirimkan umpan sepak pojok yang disambut oleh Alexis Mac Allister di tiang dekat dengan sundulan, dan Lisandro Martinez menyambutnya dengan sundulan keras yang tidak dapat dihalau oleh kiper Ekuador, Alexander Dominguez.

Fernandez hampir saja menggandakan keunggulan namun tendangan kaki kirinya melebar ke tiang gawang, dan Argentina turun minum dengan keunggulan satu gol. Ekuador mendapatkan kesempatan di menit ke-62 ketika Rodrigo De Paul dianggap melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti, namun tendangan penalti yang dieksekusi oleh Valencia hanya membentur sisi luar tiang gawang.

Pada waktu tambahan, Ekuador mengejutkan sang juara Copa 15 kali saat Kevin Rodriguez mencetak gol sundulan dari umpan silang John Yeboah. Sempat terjadi tinjauan VAR, yang melihat apakah Jordy Caicedo telah melakukan pelanggaran dalam posisi offside di garis gawang, namun gol tersebut tetap sah.

Beberapa saat kemudian, Jordy Caicedo memiliki peluang besar untuk memenangkan pertandingan, namun tendangannya melebar dari posisi sentral yang bagus. Hal itu berarti drama adu penalti dan peluang untuk mengecewakan sang juara bertahan telah sirna. "Kami berusaha untuk menerima kekalahan ini," ujar pelatih Spanyol, Sanchez, yang merasa senang dengan bagaimana tim mudanya mampu menekan tim Argentina. "Secara totalitas, keseimbangannya sangat positif. Kami menghadapi lawan-lawan yang tangguh dan kami telah menunjukkan bahwa tim ini mampu bersaing dengan siapapun. Saya senang dengan para pemain ini. Mereka ingin melakukannya dengan baik dan memberikan kegembiraan kepada para suporter," katanya. (Az)

Sumber:https://www.france24.com/en/live-news/20240705-martinez-saves-messi-blushes-as-argentina-beat-ecuado

Bagikan:

© 2024 Copyright: Indofakta Online