21 Jun, 2024

Ukraina Klaim telah Menghantam Salah Datu Jet Tempur Tercanggih Rusia

Indofakta.com, 2024-06-10 14:07:00 WIB

Bagikan:

Kyiv -- Sekiranya terbukti, ini akan menandai serangan pertama Kyiv yang berhasil terhadap pesawat tempur Su-57, pesawat tempur siluman bermesin ganda yang disebut-sebut sebagai pesawat militer tercanggih Moskow.

Baca juga: Serbia vs Inggris: Pertarungan Seru di Grup C EURO 2024

Ukraina pada hari Minggu (09/06) mengatakan bahwa pasukannya telah menembak jatuh pesawat tempur ultra-modern Rusia, Su-57, yang ditempatkan di sebuah pangkalan udara yang berjarak hampir 600 kilometer dari garis depan.

Baca juga: AS Desak Iran untuk Bekerjasama dengan Pengawas Nuklir PBB

Klaim tersebut muncul setelah sekutu Barat mengizinkan Kyiv menggunakan senjata mereka untuk serangan terbatas di dalam wilayah Rusia.

Baca juga: Ukraina Menolak Proposal Perdamaian yang Ditawarkan Presiden Putin

Badan intelijen militer pusat Kyiv membagikan foto-foto satelit yang menunjukkan dampak dari serangan tersebut. Jika dikonfirmasi, ini akan menandai serangan pertama Ukraina yang diketahui berhasil terhadap pesawat tempur Su-57, pesawat tempur siluman bermesin ganda yang dipuji sebagai pesawat militer paling canggih di Moskow.

Baca juga: Analisis Pertandingan Hungaria vs Swiss di Euro 2024

Dalam sebuah foto, bekas jelaga hitam dan kawah kecil terlihat menghiasi beton di sekitar pesawat yang diparkir. Menurut Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina, serangan tersebut terjadi pada Sabtu 08/09) di pangkalan Akhtubinsk, Rusia selatan, sekitar 589 kilometer dari garis depan.

Belum jelas senjata apa yang digunakan, namun jarak pangkalan udara dari Ukraina menunjukkan bahwa kemungkinan besar pangkalan udara tersebut dihantam oleh pesawat tak berawak. Diperkirakan hanya ada sekitar 32 Su-57, 10 di antaranya adalah prototipe.

Serangan ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Jerman baru-baru ini mengizinkan Ukraina untuk menyerang beberapa target di wilayah Rusia dengan senjata jarak jauh yang mereka pasok ke Kyiv.

Ukraina sudah pernah menggunakan senjata AS untuk menyerang ke dalam wilayah Rusia di bawah pedoman terbaru yang disetujui oleh Presiden Joe Biden yang memungkinkan senjata Amerika digunakan untuk tujuan terbatas mempertahankan Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina.

Agensi Ukraina mengatakan bahwa pesawat tersebut, yang mampu membawa rudal siluman sejauh ratusan kilometer, merupakan salah satu dari "beberapa jenis rudal yang dapat diandalkan" di gudang senjata Moskow. Menurut laporan sejumlah media Rusia, militer Moskow telah menerima "lebih dari 10" Su-57 buatan Rusia tahun lalu, sementara 76 pesawat akan diproduksi pada tahun 2028.

Moskow tidak segera memberikan komentar atas laporan tersebut. Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Sabtu mengklaim bahwa pasukannya telah menjatuhkan tiga pesawat tak berawak Ukraina di wilayah Astrakhan, yang merupakan lokasi pangkalan udara Akhtubinsk.

Sejak invasi besar-besaran Moskow lebih dari dua tahun lalu, Kyiv telah menggenjot produksi drone dalam negeri dan menggunakan pesawat tak berawak itu untuk menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia, termasuk terminal gas di dekat Sankt Peterburg yang terletak lebih dari 1.000 kilometer di utara perbatasan Ukraina.

Di tempat lain, pasukan Ukraina terus melakukan serangan pesawat tak berawak di wilayah perbatasan selatan Rusia, menurut keterangan pejabat Rusia setempat.

Tiga pesawat tak berawak menghantam provinsi Belgorod pada Sabtu malam, merusak jaringan listrik dan menghancurkan jaringan telepon, namun tidak menimbulkan korban jiwa, kata Gubernur Vyacheslav Gladkov. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sebuah pesawat tak berawak lainnya ditembak jatuh di atas wilayah Bryansk di dekatnya.

Di provinsi-provinsi garis depan Ukraina, serangan udara Rusia menewaskan sedikitnya tiga warga sipil dan melukai sedikitnya sembilan orang lainnya pada hari Sabtu dan Minggu, menurut laporan para pejabat regional. Seorang pria tewas dan dua wanita menderita luka-luka di desa Khotimla di wilayah Kharkiv timur laut Ukraina, di mana penembakan merusak sekolah setempat, sebuah gedung dewan dan sebuah toko, kata Gubernur Oleh Syniehubov.

Pertempuran sengit terus berlanjut di daerah tersebut ketika pasukan Ukraina mencoba memukul mundur pasukan invasi Rusia setelah tekanan selama berminggu-minggu oleh Moskow yang memicu kekhawatiran akan Kharkiv dan gelombang evakuasi warga sipil. (Dirto)

Sumber:https://www.euronews.com/2024/06/09/ukraine-claims-its-hit-a-russian-su-57-fighter-plane-for-first-t

Bagikan:

© 2024 Copyright: Indofakta Online