21 Jun, 2024

Legislatif Jabar Ungkap Peran Pesantren Untuk Meningkatkan SDM

Indofakta.com, 2024-06-10 13:45:02 WIB

Bagikan:

Adikarya Parlemen

Baca juga: Pelaksanaan Qurban Harus Tingkatkan Kesejahteraan Peternak

Bandung -- Keberadaan pondok pesantren turut mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang memiliki ilmu pengetahuan handal dengan dilandasi iman dan takwa serta kokoh. Khususnya di Provinsi Jawa Barat, pondok pesantren sangat berperan besar dalam mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan agama. Hal itu menjadi fokus sosialisasi Anggota Fraksi PAN DPRD Provinsi Jawa Barat, Dapil Kota Bekasi dan Kota Depok, Hasbullah Rahmad saat Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat No. 1 Tahun 2021 Tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren kepada masyarakat Kampung Sida Mukti Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, yang dilaksanakan baru-baru ini.

Baca juga: Antisipasi Kasus Keracunan Makanan Pengawasan Pelaku Usaha Perlu Dimaksimalkan

Menurut Hasbullah, Pesantren hingga saat ini sudah memberikan kontribusi yaitu menyiapkan generasi bangsa Indonesia yang Islami, bukan hanya dari sisi ilmu pengetahuan tetapi juga memiliki prilaku, ahlak dan budi pekerti yang baik.

Baca juga: Di RPJP Jabar Pembangunan Infrastruktur Harus Dituntaskan

Kondisi eksisting, saat ini  dari sekitar 29 ribu pesantren di Indonesia, sebanyak delapan ribu lebih pesantren atau 28 persennya berada di Jawa Barat dengan jumlah santri yang hampir mencapai 800 ribu santri.

Namun,   perhatian pemerintah yang belum optimal bagi pengembangan pondok-pondok pesantren tersebut.

Baca juga: Perda Kemandirian Pangan Harus Wujudkan kenyamanan Pada Masyarakat

Menurut Hasbullah, terdapat lebih dari 8 ribu pesantren di Jawa Barat dimana pesantren menyelenggarakan pendidikan baik setingkat MI, MTs maupun MA untuk melahirkan calon-calon penerus bangsa kedepan yang apa bedanya dengan yang sekolah negeri?," jelas Hasbullah

Menurut Hasbullah,  melalui Perda Penyelenggaraan Pesantren diharapkan dapat mememnuhi kebutuhan yang mendasar. Paling tidak aspek kesejahteraan para tenaga pengajar di pesantren ada kebijakan anggarannya.

"Kalau bapak-ibu turun ke pesantren, jangankan fasilitas, kesejahteraan guru ngajinya juga masih minim. Padahal sama-sama memberikan ilmu kepada peserta didiknya, maka dari itu kita lahirkan perda ini," terang Hasbullah .

Hasbullah dalam bagian lain keterangannya mengatakan, dengan adanya Perda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, peran pesantren dalam pembangunan di Jawa Barat bisa lebih ditingkatkan.

Pemprov Jabar juga harus menyelenggarakan pembinaan, pemberdayaan dan fasilitasi terhadap pengembangan pesantren sehingga pesantren bisa meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan bangsa.

"Sehingga kita harus punya database yang jelas, inventarisir dan punya program terhadap penguatan Pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat," ujar Hasbullah.(adv)

Bagikan:

© 2024 Copyright: Indofakta Online