28 Feb, 2024

Puluhan Pesawat Rusia Hilang Secara Misterius

Indofakta.com, 2024-02-13 04:44:06 WIB

Bagikan:

Rusia -- Pihak berwenang Rusia sedang menyelidiki hilangnya beberapa pesawat secara misterius, beberapa di antaranya berakhir di tangan pasukan Ukraina yang bertempur melawan pasukan Moskow, menurut media Rusia.

Baca juga: Anggota Parlemen Inggris Diskors Setelah Menuduh Wali Kota London Dikendalikan oleh Kelompok Islamis

Dinas keamanan dalam negeri Rusia, FSB, sedang menyelidiki tuduhan bahwa Badan Transportasi Udara Federal Moskow, Rosaviatsiya, mengirim pesawat dan helikopter sipil Rusia ke negara-negara yang termasuk "negara-negara yang tidak bersahabat," surat kabar Rusia yang didukung pemerintah, Izvestia, melaporkan pada hari Senin (12/2).

Baca juga: Maroko Tegaskan Komitmennya Mendukung Palestina di Mahkamah Internasional

"Dinas Keamanan Federal membuka dua kasus kriminal kelalaian dan penyalahgunaan wewenang  terhadap beberapa karyawan Badan Transportasi Udara Federal," menurut Izvestia. Para pegawai tersebut "dicurigai memindahkan 59 pesawat dan helikopter secara ilegal dari kawasan yurisdiksi Rusia" setelah Moskow melancarkan invasi ke Ukraina hampir dua tahun lalu, demikian laporan surat kabar tersebut.

Baca juga: Fosil 'Naga Cina' Berusia 240 Juta Tahun yang Menakjubkan Diungkap Oleh Para Ilmuwan

Sejumlah pesawat yang belum ditemukan itu digunakan oleh Ukraina dalam operasi militer melawan Rusia, Izvestia melaporkan, mengutip dua sumber penegak hukum Rusia yang tidak disebutkan namanya dan seorang sumber yang tidak disebutkan namanya di kementerian transportasi Moskow.

Ukraina menggunakan beberapa helikopter Mi-8, serta pesawat angkut strategis multiguna Il-76, untuk melawan pasukan Moskow di Ukraina, demikian laporan surat kabar tersebut.

Baca juga: Iran Kirim Ratusan Rudal Balistik Ke Rusia Ketika Pertahanan Ukraina Goyah

Awak media telah menghubungi Badan Transportasi Udara Federal Rusia, Kementerian Transportasi dan militer Ukraina untuk memberikan komentar melalui email. Sekretaris pers Kremlin, Dmitry Peskov, menolak untuk menanggapi pertanyaan tentang penyelidikan FSB pada hari Senin, kantor berita pemerintah Rusia Tass melaporkan.

Kementerian Transportasi mengaudit catatan pesawat sipil Rosaviatsiya pada Juli 2023, dimana ketidakkonsistenan menyebabkan penyelidikan kriminal, demikian yang dilaporkan Izvestia. Karyawan Badan Transportasi Udara Federal "menghapus" pesawat dari daftar aset sipil "tanpa dokumen yang lengkap, memberikan informasi yang kontradiktif dan tidak dapat diandalkan tentang lokasi pesawat di luar Rusia," demikian menurut surat kabar itu, mengutip juru bicara Kementerian Transportasi.

Badan Transportasi Udara Federal Rusia menangani sektor penerbangan sipil dan kontrol atas wilayah udara Rusia. Badan ini juga bertanggung jawab untuk mensertifikasi "hak kepemilikan pesawat dan transaksi terkait," menurut pemerintah Rusia.

Rusia telah menggunakan helikopter Mi-8 secara besar-besaran dalam operasi di seluruh Ukraina. Helikopter ini digunakan untuk mengangkut pasukan, dan merupakan salah satu helikopter yang paling banyak digunakan di antara militer dunia. Ada banyak varian berbeda dari Mi-8, termasuk helikopter yang digunakan sebagai pos komando udara dan sebagai pesawat tempur bersenjata, menurut militer AS.

Kyiv telah mengatakan di beberapa titik selama hampir dua tahun perang bahwa pihaknya telah menembak jatuh helikopter Mi-8 Rusia, termasuk menggunakan HIMARS, atau Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi, yang disediakan A.S.

Ukraina juga mengatakan pada Agustus 2023 bahwa mereka telah berhasil membujuk pilot Mi-8 Rusia untuk mendarat di wilayah yang dikuasai Kyiv sebelum menyita helikopter itu.

Awal bulan ini, para pejabat Rusia mengatakan bahwa sebuah helikopter Mi-8 telah jatuh di sebuah danau di wilayah Karelia utara. Sebuah Mi-8 lainnya jatuh di Kirgistan pada pertengahan Januari.(Why/newsweek)

Sumber:https://www.newsweek.com/russia-helicopters-aircraft-missing-fsb-investigation-rosaviatsiya-1869107?

Bagikan:

© 2024 Copyright: Indofakta Online