14 Jul, 2024

Wanita di Cina Menempuh Jarak 1.600 Km Untuk Menjemput Ibunya, Demi Rayakan Imlek Bersama

Indofakta.com, 2024-02-02 04:48:26 WIB

Bagikan:

Beijing -- Kisah seorang mahasiswi dari Chongqing yang terbang sejauh 1.600 km untuk menjemput ibunya dan membawanya pulang ke kampung halamannya pada Tahun Baru Imlek yang akan datang telah menjadi viral di Tiongkok, People's Daily melaporkan.

Baca juga: Prediksi Perebutan Tempat Ketiga Copa America 2024, Kanada Vs Uruguay

Menurut video yang diposting oleh Li Qiushuang, orangtuanya merantau ke provinsi Fujian lebih dari 20 tahun yang lalu. Setiap tahun sebelum perayaan Imlek, mereka akan kembali ke Chongqing bersama-sama.

Baca juga: Viktor Orban Puji Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam Menengahi Kesepakatan Perdagangan Komoditas antara Rusia dan Ukraina

Namun pada tahun 2024, karena neneknya sakit, ayah Li kembali ke kampung halaman mereka lebih awal, meninggalkan ibunya sendirian di Jinjiang, Fujian, di mana dia bekerja di sebuah pabrik sepatu.

Baca juga: Norwegia Janjikan Bantuan Dana 1,4 Triliun Rupiah untuk Pertahanan Udara Ukraina

Melalui panggilan video, ibu Li memberi tahu putrinya bahwa dia tidak akan pulang untuk perayaan Imlek tahun ini. Di satu sisi, ibunya ingin mendapatkan lebih banyak uang, dan di sisi lain, mungkin akan sulit baginya untuk bepergian sendirian karena dia tidak terbiasa dengan transportasi umum.

Baca juga: AS Melanjutkan Pengiriman Bom ke Israel, Meski Ada Kekhawatiran Internasional

Memikirkan ibunya yang menghabiskan perayaan Imlek sendirian jauh dari rumah, Li segera membeli tiket pesawat menuju Jinjiang untuk membawa pulang ibunya.

"Seseorang bertanya kepada saya mengapa saya harus pergi dan menjemputnya sendiri. Mengapa tidak membelikannya tiket saja agar dia bisa pulang sendiri?" Kata Li dalam video tersebut.

"Karena ibu saya jarang bepergian saat bekerja jauh dari rumah. Selama lebih dari 20 tahun, dia telah bekerja di desa. Dia tidak tahu cara naik taksi, naik bus, atau menggunakan alat pemandu jalan. Sebagai putrinya, saya merasa bertanggung jawab untuk menjemput dan membawanya pulang. Tidak mungkin saya membiarkannya menghabiskan perayaan Imlek sendirian di tempat lain."

Li merahasiakan perjalanan pulang ini dari ibunya, dengan maksud untuk memberi kejutan. Selama perjalanan, dia tidak bisa menahan kegembiraannya.

"Saat pesawat lepas landas, saya seperti mengerti arti dari tumbuh dewasa. Meskipun saya belum bisa memberikan kehidupan yang lebih baik untuk orang tua saya, ketika ibu saya membutuhkan saya, saya akan segera menghampirinya," kata Li.

Pada malam hari tanggal 20 Januari, Li turun dari pesawat dan langsung menuju ke rumah ibunya.

Berdiri dengan tenang di halaman luar rumah ibunya, ia melakukan panggilan video dan melihat jika ibunya sedang makan malam. Setelah menutup telepon, Li dengan gugup mengetuk pintu. Ketika ibunya membuka pintu, pertama-tama ia terlihat terkejut, kemudian tertawa sampai akhirnya menangis.

Banyak netizen yang sangat tersentuh oleh video tersebut.

Beberapa netizen berkata: "Saya harus pulang ke kampung halaman pada perayaan Imlek untuk mengunjungi orang tua saya."

Yang lain membuat " Janji " secara online bahwa jika mereka menemukan orang tua orang lain yang membutuhkan saat bekerja jauh dari keluarga, mereka akan mengulurkan tangan untuk membantu.(Why/ straitstimes)

Sumber:https://www.straitstimes.com/asia/east-asia/woman-in-china-travels-1600km-to-pick-up-mother-for-chin

Bagikan:

© 2024 Copyright: Indofakta Online