25 Jul, 2024

Transaksi Temu Bisnis dan Pameran Produk OPOP 2022 Capai Rp42,1 Miliar

Indofakta.com, 2022-11-29 07:11:19 WIB

Bagikan:

Bekasi -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka Temu Bisnis dan Pameran OPOP 2022 di Pondok Pesantren An-Nur Kota Bekasi, Senin belum lama ini

Baca juga: Ekonomi Kreatif Butuh Pembinaan Berkesinambungan

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Dinas KUK) Jabar, temu bisnis tersebut menghasilkan transaksi sebesar Rp42,1 miliar.

Baca juga: Jimson Sitanggang Berjuang Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan Di Samosir

"Ada 77 partner pembeli produk-produk pesantren," kata Gubernur.

Baca juga: Harga Saham Naik Tidak Selalu Ekonomi Makin Baik

Dalam acara tersebut, Pemda Provinsi Jabar pun mengumumkan pondok pesantren yang menjadi Juara Tingkat Provinsi pada program OPOP 2022, yakni Pondok Pesantren PERSIS 259 Kab. Bandung, Pesantren Binaul Ummah Kab. Kuningan, dan Pesantren Al-Masthuriyah Sukabumi, Kab. Sukabumi.

Gubernur, dalam kegiatan tersebut mengatakan, selain mendapatkan bantuan modal, pesantren yang menjadi Juara Tingkat Provinsi akan diberangkatkan untuk ikut pameran di luar negeri. Hal itu dilakukan untuk memperluas pasar produk-produk terbaik OPOP.

Baca juga: Menparekraf Pada Grand Launching Wastukencana Resto & Cafe : Sangat Mengapresiasi Bayu Perwira Dan Faiz

"Yang terbaik kami kirim juga ke luar negeri untuk pameran, dan tadi di Tahun 2022 peserta tiga terbaik kami beri hadiah Rp400 juta," ucapnya.

Gubernur, dalam kegiatan tersebut juga   menuturkan, program OPOP mampu menghadirkan kemandirian ekonomi pesantren sekaligus menggerakkan perekonomian di sekitar pesantren.

"Alhamdulillah ekonomi keumatan di Jawa Barat sangat juara, ada 2.800 bisnis lahir selama empat tahun," ucapnya.

Selain itu, program OPOP pun sudah mendapatkan banyak penghargaan, seperti Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2020 dan Outstanding Achievement of Public Service Innovation 2020 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020.

"Kita dapat penghargaan dari Pemerintah Pusat sebagai inovasi, dan menandakan ternyata kebutuhannya nyata dan mengangkat harkat martabat para pesantren di Jawa Barat," ucap Gubernur

Sementara itu, Kepala Dinas KUK Jabar Kusmana Hartadji melaporkan, selama empat tahun bergulir, sebanyak 2.844 pesantren sudah tergabung dalam program OPOP. Pemda Provinsi Jabar sendiri menargetkan sebanyak 5.000 pesantren dapat bergabung dalam program tersebut hingga 2023.

"Pada tahun 2023 target 2.156 pondok pesantren. Insyaallah akan tercapai berkat dukungan Bapak Gubernur dan Wagub dan berbagai pihak terkait," ucap Kusmana.(nur)

Bagikan:

© 2024 Copyright: Indofakta Online