Fri,24 November 2017


Danrem Hadiri Malam Pagelaran Pentas Seni Budaya wayang Golek

Indofakta 2016-08-21 19:20:48 Infotainment
Danrem Hadiri Malam Pagelaran Pentas Seni Budaya wayang Golek

GARUT,- Danrem 062/TN Kolonel Inf Joko Hadi Susilo menghadiri malam pagelaran pentas seni budaya  wayang golek dalam rangka memeriahkan HUT RI ke - 71 di Kampung Cihanja Desa Pasir Lingkung Kecamatan Cibiuk Kabupaten Garut, Sabtu (20/8).

Kabupaten Garut kaya akan seni dan budaya  terbukti dengan memiliki seni tradisi lengkap dari mulai wayang golek, solawatan hingga seni pencak silat.

 Namun pada saat ini satu per satu seni tradisi itu mulai luntur dan memudar dikarenakan kurangnya pembinaan dan dukungan dari semua pihak.

Danrem 062/Tn Kolonel Inf Joko Hadi Susilo menyampaikan ucapan terimakasih dan bangga atas tergelarnya malam pentas seni budaya Wayang Golek ini.

Ditambahkannya, sejak era penjajahan, pasca kemerdekaan dan era reformasi ikut berpengaruh pada seni budaya lokal, ujarnya.

Terlebih lagi dengan hadirnya sarana komunikasi dan teknologi internet merupakan tantangan khusus bagi pelaku seni budaya terutama dalam melestarikan dan mempertahankannya.

Diungkapkannya, kekhawatiran kita bila kondisi ekonomi tidak membaik lama kelamaan pentas budaya di masyarakat tidak dapat dipertahankan.

Oleh karena itu pagelaran seni budaya harus terus dilakukan dengan kolaborasi seni tradisi dan seni kontemporer agar seni bedaya dapat terus bertahan, ujarnya.

Bersamaan dengan itu tokoh masyarakat Kolonel Asep Saepudin secara simbolis menyerahkan seperangkat alat pencak silat kepada Perguruan Pencak Silat Gagak Lumayung.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Yayasan Pendidikan Islam Al-Khudori dibawah asuhan Kolonel Inf Asep Saepudin bersama Korem 062/TN, Pemda Kab. Garut dan warga masyarakat Kp. Cihanja Desa Pasir Lingkung Kec. Cibiuk Kab. Garut.

Akhirnya Danrem mengajak semua pihak, pelaku seni, untuk peduli dan berusaha mempertahankan,  melestarikan seni tradisi dengan sikap peduli tenaga, peduli pikir, dan peduli dana (jer basuki mawa bea) agar seni tradisi mampu bertahan di era globalisasi.

Danrem menjelaskan Motto Kabupaten Garut dalam aplikasi kerja nyata dalam pembangunan “ Tata Tentrem Kerta Raharja “ dikaitkan Korem sebagai Komando Kewilayahan siap mendukung baik dalam keamanan maupun program Pemerintah diantaranya Program Ketahanan Pangan, Perluasan Cetak Sawah, Serapan Gabah Petani (Sergap), Pendampingan.

Pagelaran Seni Budaya Wayang Golek dihadiri oleh Danrem 062/Tn beserta staf, Kadispora Kab. Garut, Muspika Kecamatan Cibiuk, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan para  undangan lainnya.

 (Pri/pdm )

Berita Terkait