Sat,23 September 2017


JARINGAN TELKOMSEL TETAP BERFUNGSI SAAT TERJADI BENCANA

Indofakta 2016-02-09 16:58:12 Iptek
  JARINGAN TELKOMSEL TETAP BERFUNGSI SAAT TERJADI BENCANA
PADANG - Jaringan Telkomsel tetap berfungsi normal dan tetap dapat melayani kebutuhan pelanggan untuk melakukan komunikasi saat terjadi bencana yang melanda wilayah Sumatera.
   
"Saat terjadi bencana,secara keseluruhan, jaringan Telkomsel tetap berfungsi normal dan tetap dapatmelayani kebutuhan warga untuk melakukan komunikasi menggunakan perangkat telepon seluler mereka baik untuk layanan suara,sms maupun internetan menggunakan layanan data Telkomsel,"kata Executive Vice President Area Sumatera, Bambang Supriogo saat dihubungi dari Padang (9/2).
   
Ia menjelaskan,untuk menjaga performansi jaringan  di daerah terkena dampak bencana,team Network Operation Telkomsel secara  terus menerus  memantau perkembanganperformansi jaringan agar tetap dapat melayani pelanggan dengan baik. 
   
Telkomsel juga menyiagakan Mobile Backup Power yang akan  difungsikan sebagai catuan daya listrik cadangan kedaerah yang  membutuhkan, terutama yang memiliki potensi mengalami pemadaman   listrik yang akan berlangsung lama, sehingga layanan kepada pelanggan tetap terjaga,"ungkapnya.
   
Untuk kebutuhan komunikasi selain tetap menjaga kualitas jaringan,tambah Bambang Supriogo Telkomsel juga menjamin ketersediaan produk Telkomsel baik paket   perdana kartu prabayar simPATI, kartu AS, dan LOOP maupun pulsa isi ulang hingga ke tingkatOulet yang tersebar di wilayah ini.
    I
a menambahkan,Telkomsel turut prihatin atas musibah banjir yang terjadi di wilayah Sumatera, terutam di Sumbar.
   
Sementara itu Andi salah seorang pelanggan Telkomsel menyatakan, sudah seharusnya Telkomsel tetap menjaga jaringan."Rata-rata di Sumbar sangat bangat menggunakan Telkomsel,"katanya.
   
Disamping itu, tambah Andi Telkomsel sebagai perusahan terbesar harus memberikan bantuan kepada korban bencana yang terjadi di Sumbar.
   
"Jangan hanya ikut prihatin saja, namun segera beri bantuan untuk meringkan beban penderitaan korban ditimpa musibah,"ungkapnya.(dz)
 

Berita Terkait