Sat,23 September 2017


Pemprovsu Dukung Pembentukan LSF Sumut Tahun 2016

Indofakta 2015-10-05 21:52:07 Infotainment
Pemprovsu Dukung Pembentukan LSF Sumut Tahun 2016

MEDAN - Lembaga Sensor Film memilih Sumatera Utara menjadi satu dari tiga provinsi yang menjadi pilot project pembentukan LSF di daerah. LSF Dareah Sumut di Medan diharapkan terbentuk pada tahun 2016 bersama LSF Daerah Jawa Tengah (Yogyakarta) dan Sulawesi Selatan (Makasar).

Demikian  terungkap dalam pertemuan antara Sekda Provsu H Hasban Ritonga bersama anggota LSF DR Mukhlis Paeni di Kantor Gubsu, Senin (5/10). Hadir Asssisten III Provsu OK Zulkarnain, Kapala DInas Kominfo Provsu, mewakili Biro Otda dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, anggota KPID Sumut Abdul Haris Nasution, assisten ahli Perfilman LSF Djamaludin Abidin dan DR Safwan Umry.  

Sekda Provsu Hasban Ritonga menyambut gembira pemilihan Sumut sebagai satu dari tiga daerah percontohan pembentukan LSF di daerah. "kami menyambut gembira, karena daerah kita memang dulunya menjadi salah satu pelopor lahirnya film nasional," ujar Sekda.Seperti diketahui, dalam sejarah perfilman nasional, Sumut adalah daerah penghasil utama film setelah Jakarta dan Surabaya. 
 

Hasban menyatakan Pemprovsu akan memberi dukungan untuk pembentukan LSF di Sumut yang ditargetkan pada tahun 2016. Menurutnya lembaga sensor di Sumut penting untuk melindungi masyarakat dari pengaruh negatif film. "LSF nantinya dapat menjembatani berbagai kepentingan para produser film dan pengusaha film di daerah sehingga mendorong lahirnya film yang bermutu, yang ikut mempersiapkan masyarakat SUmut ke era perubahan dengan tetap menghargai nilai moral, budaya dan kesatuan bangsa," harapnya. 

Sementara itu Mukhlis Paeni menjelaskan, Sumatera Utara dipilih sebagai daerah prioritas pembentukan LSF dengan berbagai kriteria diantaranya termasuk daerah yang banyak meproduksi karya film.  Disamping itu Sumut menurutnya memiliki kekayaan dan keragaman budaya lokal yang rawan dipenetrasi budaya global yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa melalui media film. 

Pembentukan LSF di ibu kota provinsi merupakan amanat Undang-undang RI Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman dimana pada Pasal 58 disebutkan LSF dapat membentuk perwakilan di ibukota provinsi. Namun implementasi pembentukan LSF di daerah masih tertunda karena Peraturan Pemerintah tentang LSF baru terbit pada tahun 2014 yaitu PP Nomor 18 tahun 2014 tentang Lembaga Sensor Film. 

Menurut Mukhlis untuk tahap awal, pihaknya akan membentuk perwakilan di 10 provinsi yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Bali. "Dari 10 Provinsi itu, ada tiga daerah yang diprioritaskan dibentuk ada tahun 2016 ini yaitu di Medan, Yogyakarta dan Makasar," kata Mukhlis.

Namun dari 10 provinsi, hanya Sumatera Utara yang belum menandatangani nota kesepakatan pembentukan karena berbagai kendala teknis yang ada. Oleh karenanya penandatanganannya ditargetkan pada bulan ini oleh Ketua LSF dan Gubernur Sumatera Utara. 

Setelah penandatanganan nantinya, diharapkan LSF perwakilan Sumut segera terbentuk melului dukungan APBN tahun anggaan 2016 dan dukungan fasilitas Pemprovsu. LSF sudah menganggarkan dana pada tahun 2016 untuk seleksi 15 tenaga sensor film Sumut dan juga peralatan studio sensor film. "Kami minta dukungan Pemprov berupa gedung dan tenaga administrasi PNS," kata Mukhlis. 

Nantinya Sumut akan memilih 15 tenaga sensor dari berbagai kalangan antara lain pemerintah, budayawan, tokoh agama, akademisi dan lainnya. Pemprov Sumut bersama LSF akan melakukasn seleksi para tenaga sensor tersebut.(Dom)

 

 

Berita Terkait