Pencarian Berita


Pangulu Unjuk Rasa Ke Kantor Bupati Simalungun, Minta Pilpanag Segera Dilaksanakan

Pangulu Unjuk Rasa Ke Kantor Bupati Simalungun, Minta Pilpanag Segera Dilaksanakan

Simalungun - Sejumlah pangulu berunjuk rasa ke Kantor Bupati Simalungun, di Pematang Raya, Kamis (4/8/2022) sekira pukul 10.00 WIB.

Dalam tuntutannya, para Pangulu meminta Pemerintah Kabupaten Simalungun segera melaksanakan Pemilihan Pangulu Nagori (Pilpanag).

Martua Simarmata, salah seorang Pangulu yang juga orator aksi mengatakan Pemerintah Kabupaten Simalungun kerap memberikan janji kepada pangulu, untuk melaksanakan Pilpanag di sejumlah nagori yang ada di Kabupaten Simalungun.

Seyogyanya pemilihan Pangulu dilaksanakan pada bulan Mei dan Juni 2022 lalu, namun hingga hari ini hal itu tak kunjuk dijalankan.

Mereka meminta, agar Pemkab Simalungun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (PMPN) menjalankan proses pemilihan tersebut.

Masih Martua Simarmata, Pangulu Nagori Rambung Merah itu mengatakan ratusan kepala nagori di Simalungun sudah memasuki masa akhir jabatan pada tahun 2022 ini.

"Kami meminta Bupati Simalungun lebih peka terkait dengan suasana yang terjadi di Kabupaten Simalungun, agar hak demokrasi masyarakat di pedesaan atau nagori bisa berjalan dengan baik," katanya.  

Ia juga meminta agar Pemkab Simalungun menjalankan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014.

Para Pangulu ini menolak jika pengisi jabatan sementara di Nagori nantinya tidak dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditunjuk sembarangan oleh Bupati Simalungun Radiapoh Sinaga.

"Kami menerima penjabat sementara Kepala Desa atau Pangulu jika melalui hasil musyawarah nagori atau desa," tegasnya.

Ia menekankan aksi yang mereka lakukan itu semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat nagori dan tidak ada ditunggangi oknum-oknum tertentu.

Sementara itu Kepala Dinas PMPN Jonni Saragih menuturkan, belum terlaksananya Pilpanag 2022 karena tidak ada anggaran. Meski demikian, ia tetap berjanji akan menyampaikan aspirasi para Pangulu kepada Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga.

"Bagaimana kita melaksanakan pemilihan kepala nagori jika dananya tidak ada?" tanya Jonni kepada massa aksi.

Tim anggaran pemerintah daerah, lanjut dia, akan mengusulkan pembiayaan Pilpanag 2022 pada P-APBD. "Maka kami berharap kepada para Pangulu agar bersabar," ujarnya.

Pantauan dilokasi, Massa mulai berjalan kaki dengan membawa spanduk bertuliskan aksi damai Pangulu Simalungun dan didalamnya ada beberapa poin tuntutan.

Aksi dimulai dari Jalan Besar Saribu Dolok masuk kejalan Sutomo dan tembus ke Sekretariat Pemkab Simalungun sementara di Kompleks SKPD Pamatang Raya.
(Harianto Girsang)