Pencarian Berita


Blank Spot Internet Di Desa Diminta Untuk Dituntaskan

Blank Spot Internet Di Desa Diminta Untuk Dituntaskan

Adikarya parlemen

Jabar -- Digitalisasi saat ini, tengah gencar dilaksanakan oleh Pemerintah baik Pusat maupun Provinsi Jabar. Salah satu target dari digitalisasi adalah layanan internet ke desa.

Saat ini, merujuk kepada data yang dihimpun dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, cakupan layanan internet di Indonesia, sudah mencapai 85 persen. Jadi, layanan internet ke desa yang harus dituntaskan di Indonesia tinggal mencapai 15 persen.

Demikian juga untuk di Jabar, dari laporan yang diterima ada 904 titik/desa yang belum terlayani internet atau blank spot.

Tentang program penguatan layanan internet ke desa, harus segera dituntaskan karena kehadiran internet , sangat bermanfaat untuk mempercepat penyelenggaraan Pembangunan berbagai sektor.

Bagi wilayah desa, kehadiran internet juga bermanfaat untuk pemerataan pembangunan terutama Bagi desa yang ada dalam kategori masih tertinggal.

Hal ini, diungkapkan Anggota Komisi I DPRD Jabar, H. Syahrir, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.

Syahrir, dalam penjelasannya mengatakan layanan internet ke desa di Jabar  diharapkan dapat selesai di tahun 2023. Harapannya, hadirnya layanan internet di desa, bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Adapun target khusus hadirnya internet di desa , dapat mendukung geliat usaha dari Bundes yang saat ini menjadi program unggulan di desa, untuk memajukan perekonomian .

Syahrir,  dalam keterangannya mengatakan kehadiran internet di desa, juga bermanfaat di sektor pendidikan, terutama untuk memperkuat budaya literasi.

Harapannya, internet di desa dapat mencerdaskan masyarakat, melalui optimalisasi gemar membaca. Hal yang dibutuhkan internet di desa bisa dimanfaatkan untuk layanan perpustakaan berbasis digital.

Syahrir, dalan penjelasannya mengatakan mempertimbangkan banyaknya manfaat layanan internet, sejalan dengan pembahasan anggaran dalan APBD Provinsi Jabar tahun 2023, yang saat ini baru memasuki tahapan rencana KUA PPAS RAPBD Provinsi Jabar tahun 2023, harus fokus pada program penguatan sistem informasi dan teknologi informasi.

Hal yang perlu diperkuat dalam proporsi APBD Provinsi Jabar tahun mendatang adalah optimalisasi dukungan anggaran, penguatan SDM pengelola IT dan Penguatan infrastruktur IT.(nur)