Pencarian Berita


SMK Juara Sarana Untuk Atasi Pengangguran

SMK Juara Sarana Untuk Atasi Pengangguran

Adikarya parlemen

Jabar -- Dari informasi yang diterima, peluang untuk bekerja bagi lulusan SLTA   terutama SMK, kini masih terbuka. Peluang ini datang dari negara lain diantaranya Jepang.


Bahkan berdasarkan informasi yang  dihimpun  Jepang saat ini  membutuhkan tenaga kerja orang Indonesia.

Adapun kondisi faktual , selama ini baru 40.000 orang tenaga kerja yang bisa  diberangkatkan ke negara itu  sementara peluang  tenaga kerja dari luar negeri di Jepang mencapai 160.000 orang.

Dengan memperhatikan kondisi itu, program pendidikan Juara melalui peningkatan mutu pendidikan, jelas menjadi kebutuhan mendesak.

Hal ini, diungkapkan Anggota Komisi V DPRD Jabar, Heri Ukasah Sulaeman, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.

Heri, dalam keterangannya mengatakan untuk merespon kondisi tersebut, diperlukan percepatan pelaksanaan program unggulan di sektor pendidikan, diantaranya SMK juara.

Keterbukaan lowongan pekerjaan di luar Negeri, seperti Jepang, menjadi bahan evaluasi untuk segera membuat peta jurusan yang dibutuhkan di negara tersebut.

Jika peta ini sudah dibuat, jurusan yang disiapkan di SMK akan selaras dengan kebutuhan tenaga kerja sehingga potensi jumlah pengangguran dari lulusan SMK dapat dikurangi.

Pemberangkatan TKI ke luar negeri, ini juga berkorelasi dengan kualitas TKI. Hal yang mesti disiapkan adalah menambah penerima sertifikasi nasional bagi lulusan SMK.

Untuk mewujudkan harapan itu, program pelatihan bagi siswa SMK di berbagai jurusan harus menjadi skala prioritas di lingkup Dinas Pendidikan.

Lulusan SMK tersebar di berbagai daerah di Jabar. Bahkan dari lulusan itu ada yang tinggal di daerah pelosok. Hal yang mesti dipersiapkan, informasi ketenagakerjaan berbasis digital harus maksimal diakses ke seluruh daerah.(nur)