Pencarian Berita


GAMKI Simalungun Tolak Konversi, Minta PTPN IV Budidayakan Teh Sidamanik

GAMKI Simalungun Tolak Konversi, Minta PTPN IV Budidayakan Teh Sidamanik

Simalungun -- Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Simalungun 'berang' melihat aktivitas PTPN IV Unit Teh Sidamanik yang masih tetap berjalan melakukan konversi teh ke sawit meski berbagai pihak menolak keras penanaman sawit tersebut.

GAMKI Simalungun telah beberapa kali terjun meninjau ke lokasi melihat secara fakta banyak temuan dan diduga pihak Direksi PTPN IV telah melalukan pembohongan publik.

Demikian disampaikan Ketua DPC GAMKI Simalungun, Abdi Andar Saragih melalui Kabid Aspel, Defri Damanik, kepada awak media Indofakta.com ini, di Sekretariat GAMKI Simalungun, Raya, Kamis (21/7/2022) sekira pukul 16.00 WIB.

"Gamki Simalungun secara tegas menolak kegiatan rencana penanaman sawit di kebun teh Sidamanik, kami minta budidayakan Teh Sidamanik,"tegas Defri Damanik.

Lanjut Defri Damanik, GAMKI Simalungun mengatakan bahwa dokumen kajian lingkungan dan alih fungsi lahan sesuai UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan Pengelolaan lingkungan hidup belum ada.

Masih Defri Damanik, memberi contoh salah satu Konversi Teh menjadi sawit yang sebelumnya dilakukan PTPN IV di daerah Panei Tongah telah menimbulkan bencana alam banjir di wilayah tersebut, rusaknya sumber air dan memicu perubahan cuaca.

"Hal ini juga akan memicu bencana yang sama pada konversi yang dilakukan Pihak PTPN IV di kebun teh Sidamanik,"jelasnya.

Dikatakaannya, bahwa tanaman teh memiliki sifat menahan air, penghasil Oksigen dan perlunya diversifikasi tanaman untuk ekosistem dataran tingggi serta dapat memacu pengembangan Agrowisata yang mempunyai nilai ekonomi tinggi pada masyarakat sekitar.

"Sebagai salah satu negara penghasil teh terbesar di dunia, seharusnya pihak PTPN IV semakin menggeliatkan produksi teh untuk menambah pemasukan negara, bukan malah melakukan pembiaran atau dengan sengaja tidak mengurus Kebun teh,"cecarnya.

Diterangkannya, bahwa pernyataan pihak Direksi PTPN IV melalui surat No. 04.01/X/267/VI/2022 tanggal 24 juni 2022 tentang posisi kebun teh yang di konversi tidak sesuai dengan lokasi yakni lahan yang telah di bersihkan masih berada pada kebun teh Sidamanik tepatnya di Bah Butong, bukan di Bah Birong Ulu.

"Lahan yang dibersihkan dengan alat berat, bukan lahan kosong, namun ada tanaman teh yang masih produktif. GAMKI tegas meminta kepada pihak PTPN IV untuk segera menghentikan konversi,'katanya.

"Dan apabila seruan ini tidak diindahkan tentu GAMKI Simalungun bahkan GAMKI Sumut dan bersama elemen masyarakat akan melakukan aksi untuk terus memperjuangkan misi ini,"tandasnya.

Sekretaris Cabang GAMKI Simalungun, Chandra P Purba mengatakan, GAMKI akan terus berjuang baik lewat jaringan dan mengajak kalangan gereja, masyarakat dan pemuda untuk bersama-sama menolak keras Konversi tersebut sebagai bagian dari misi menjaga keutuhan ciptaan.  

'Tidak hanya itu, GAMKI Simalungun juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk komitmen dalam mempertahankan Kebun teh yang telah menjadi “Ikon daerah” Kabupaten Simalungun,"pungkasnya. (Harianto Girsang)