Pencarian Berita


Mutu Pendidikan SMA Harus Diperkuat

Mutu Pendidikan SMA Harus Diperkuat

Adikarya parlemen

Jabar -- Merujuk kepada data  penilaian Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK),  tahun 2021, dari 1.000 sekolah , SMA dari Jabar, tercatat ada 5 sekolah SMA dari Jabar yang masuk dalam kualifikasi itu.

Merujuk kepada data tersebut, untuk pembenahan ke depan , perlu ada program penguatan mutu untuk pendidikan jenjang SMA.

Hal ini, diungkapkan Anggota Komisi V DPRD Jabar, Heri Ukasah Sulaeman, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.

Heri, dalam keterangannya mengatakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di jenjang SMA, hal yang mesti didorong dukungan jaringan internet ke semua sekolah, terutama  ke sekolah yang masih jauh ke pusat perkotaan.

Jaringan internet, untuk memajukan pendidikan di SMA kini menjadi kebutuhan, karena digitalisasi kini sudah merambah ke berbagai sektor.

Siswa SMA, nantinya disiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi, tentunya harus dari sekarang mempunyai pemahaman digital.

Keberhasilan pendidikan dari kontribusi pendidikan di jenjang SMA, menentukan keberhasilan untuk mengejar target Angka Partisipasi Murni (APM) dimana sesuai dengan visi dan misi pembangunan Jabar tahun 2018-2023, di tahun 2022,  ditargetkan mencapai 75,51, tentunya perlu ada penguatan partisipasi siswa untuk bisa melanjutkan sekolah.

Hal yang mesti ditingkatkan dan harus dibuat secara proporsional adalah fasilitasi dana BOS .

Selanjutnya, penguatan pendidikan  mutu SMA tidak hanya pada sekolah Negeri saja, namun perbaikan mutu juga harus ada untuk sekolah Swasta. Untuk memenuhi target itu, di tahun ini akreditasi sekolah harus ada penambahan.

Untuk perbaikan mutu sekolah di jenjang SMA, Saat ini di seluruh Cabang Dinas Pendidikan di Wilayah Jabar, sudah ada program penguatan 8 standar nasional pendidikan.

Program tersebut, harus dilakukan evaluasi secara berkala. Jika dilakukan evaluasi secara rutin, ujar Heri nantinya bisa dilakukan penilaian atas efektivitas program ini(nur)