Pencarian Berita


Peluang Memajukan Pendidikan Di Jabar Kian Terbuka

Peluang Memajukan Pendidikan Di Jabar Kian Terbuka

Adikarya Parlemen

Jabar -- Memasuki tahun 2022 ini, penguatan program pendidikan di Jabar kian menunjukkan kemajuan yang kian Kondusif. Hal yang menjadi salah satu faktornya, program penguatan guru juara sudah ada kemajuan. Ini diantaranya dengan ribuan guru yang memperoleh SK P3K. Dengan diterbitkannya SK P3K bagi para guru honorer, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pendidik, yang tentunya dengan peningkatan  kesejahteraan para guru dapat mendukung suksesnya pembangunan pendidikan secara keseluruhan.

Hal ini, diungkapkan Anggota Komisi V DPRD Jabar, Heri Ukasah Sulaeman dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.

Heri, dalam penjelasannya mengatakan berdasarkan laporan yang diterima di tahun ini,  ada 5.767 guru honorer yang sudah menerima SK P3K.

Sementara sebanyak 5.526 guru honorer, hasil seleksi tahap 2 sedang dalam proses menunggu SK P3K dari BKN.

Dengan tahapan itu, merupakan bukti komitmen dari Pemerintah Provinsi Jabar untuk mewujudkan kepedulian memajukan pendidikan di Jabar serta sebagai bukti kepedulian dan penghargaan atas pengabdian para guru honorer yang sudah mengabdikan diri .

Bagi pihak legislatif, memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi Pemerintah Provinsi Jabar dalam menuntaskan persoalan guru honorer.

Heri, dalam penjelasannya mengatakan tahapan penetapan guru honorer menjadi guru P3K, dimana dari laporan yang diterima secara keseluruhan diusulkan kuota sebanyak 16.097 orang, diharapkan dapat mendukung tercapainya program unggulan yaitu "guru juara".

Kehadiran guru P3K, juga diharapkan dapat mendukung kemajuan pembangunan pendidikan secara luas.

Hadirnya, guru P3K tentunya menjadi solusi kekurangan guru di beberapa daerah terutama daerah terpencil.

Kehadiran guru P3K, juga diharapkan dapat mengurangi gap rasio antara guru dan murid.

Harapan berikutnya, ujar Heri dengan SK P3K yang diterima guru honorer, berimplikasi pada naiknya kesejahteraan, semoga menjadi spirit bagi guru untuk meningkatkan semangat pengabdiannya sehingga kualitas pendidikan dapat segera terwujud.(nur)