Pencarian Berita


Buron 15 Tahun, Terpidana Korupsi Bank Mandiri Diamankan Tim Gabungan Kejagung

Buron 15 Tahun, Terpidana Korupsi Bank Mandiri Diamankan Tim Gabungan Kejagung

Bandung -- Tim Intelijen Kejaksaan Agung RI, bersama Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Barat  dan tim Intelijen  Kejaksaan Negeri Kota Bandung pada hari Kamis, 16 September 2021 berhasil mengamankan Terpidana Tindak Pidana Korupsi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Dalam Siaran Pers yang diterima indofakta.com dari Kepala Seksi Penerangan humum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kasi Penkum Kejati Jabar), Dodi Gazali Emil, SH., MH hari Kamis (16-09-2021) dikabarkan, Terpidana yang berhasil diamankan identitas lengkapnya bernama Ir. Aryo Santigi Budihanto, lahir di Bogor, 51 tahun (11 Agustus 1970), alamat Jln. Cawang Baru Utara RT02 RW 011 Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Pekerjaan  Swasta. 

Menurut Kasi Penkum, "terpidana Ir. ARYO SANTIGI BUDIHANTO, dkk pada tanggal 14 Pebruari 2002 atau setidak- tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2002, bertempat di Kantor PT. Bank Mandiri Cabang Prapatan yang terletak di jalan Kwitang Raya No. 30 AB Jakarta Pusat secara bersama-sama sebagai orang yang melakukan, turut serta melakukan atau menyuruh melakukan, secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara yaitu PT. Bank Mandiri Cabang Jakarta Prapatan sebesar Rp120.000.000.000,- (seratus dua puluh miliar rupiah) atau sekitar jumlah tersebut dengan hukuman pidana penjara selama 10 (sepuluh) tahun dan denda Rp1.000.000.000,-(satu milyar rupiah)."

Masih menurut Dodi Gazali  Emil, "Setelah terpidana ditangkap di Jln Gatot Subroto Kota Bandung selanjutnya terpidana dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bandung untuk diamankan dan akan dibawa ke Jakarta oleh Tim Intelijen Kejaksaan Agung untuk di Eksekusi, terangnya. 

Melalui program Tangkap Buron (Tabur) Kepala Seksi Penerangan Hukum  Kejaksaan Tinggi Jawa Dodi Gazali Emil menghimbau kepada seluruh buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya, karena tidak ada tempat aman bagi pada buronan. (Y CHS/SP-DGZ).