Pencarian Berita


Inspektorat Halsel Rencana Audit Investigasi Dugaan Korupsi DD Tawa Kasiruta

Inspektorat Halsel Rencana Audit Investigasi Dugaan Korupsi DD Tawa Kasiruta

LABUHA -- Pihak Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, berencana turun ke Desa Tawa Kecamatan Kasiruta Timur melakukan Audit Investigasi terhadap dugaan tindak Pidana Korupsi Dana Desa (DD) yang di lakukan mantan Kepala Desa (Kades) Bahtiar Hi. Hakim, pada Sabtu (10/07/2021).

Audit terhadap dugaan penyimpangan DD itu meliputi Anggaran DD tahun 2017 hingga tahun 2018. Langkah Inspektorat Halsel melakukan audit investigasi setelah sebelumnya ada temuan tahun 2019 yang saat ini sudah di laporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) oleh Masyarakat setempat.

"Untuk audit investigasi nanti kita fokus pada temuan tahun 2017 dan 2018, karena 2019 sudah di tindaklanjuti Kejaksaan."ujar Plt Kepaka Inspektorat Halsel, Fadillah Abbas kepada wartawan, Jum'at (09/07/2021).

Fadillah bilang, seluruh persiapan sudah dilakukan, termasuk surat tugas juga sudah dikeluarkan, hanya saja saat ini masih menunggu anggaran perjalan ke Kecamatan cair.

"Semua sudah kita siapkan, Insya Allah hari ini selesai berarti Sabtu besok kita turun ke Desa Tawa."tuturnya.

Mantan Kabid BPLHK itu mengaku proses audit investigasi dugaan korupsi Dana Desa Tawa dilakukan paling lambat dalam minggu ini agar secapatnya tuntas, apalagi saat ini sudah di proses Kejaksaan.

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat Desa Tawa Kasiruta Timur, Astuti memberikan apresiasi pada Inspektorat Halsel yang bersedia turun melakukan audit investigasi sebagaimana keinginan dan harapan masyarakat Desa Tawa atas dugaan Korupsi DD sejak tahun 2017.

Pasalnya kata Astuti, dari laporan hasil pemeriksaan atas anggaran pendapatan belanja Desa  Tawa Kasiruta Timur Tahun anggran 2019 nomor 770/160 - JNSP.K/2020  terdapat kerugian keungan Negara mencapai Rp 422 Juta.

Atas dasar itulah, masyarakat Tawa meminta kepada Inspektorat Halsel Untuk audit ulang secara profesional DD tahun anggran 2017/2018  di bawah kepemimpinan Mantan Kades Bahtiar Hi Hakim. 

"Masyarakat akan tetap mengawal tahapan-tahapan proses audit Investigasi  dan jika terdapat temuan terhadap penyimpangan uang negara maka harus disampaikan kepada publik dan ditempu dengan Jalur Pidana,"tandasnya. (One)