Pencarian Berita


Kejari Kota Bandung Musnahkan 174 Barang Rampasan Perkara Pidum

Kejari Kota Bandung  Musnahkan 174 Barang Rampasan Perkara Pidum

Bandung -- Kejaksaan Negeri Kota Bandung melakukan Pemusnahan Barang Rampasan. Barang rampasan yang dimusnahkan berasal dari Perkara Tindak Pidana Umum periode Bulan Mei 2020 sampai dengan Bulan Oktober 2020 sebanyak 174 perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap/inkracht van gewijsde.

Bertempat di halaman depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bandung telah dilaksanakan pemusnahan Barang Rampasan yang terdiri dari Narkotika, Psikotropika, Alat Perjudian, Senjata Api, Senjata Tajam dan Barang Bukti yang digunakan sebagai alat kejahatan lainnya pada hari ini (1/12/2020).

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung, M. Iwa Suwia Pribawa, SH dalam sambutannya mengatakan, barang bukti dimusnahkan setelah sebelumnya para pelaku dinyatakan bersalah oleh hakim. Sehingga, sudah berkekuatan hukum tetap.

"Hari ini kami memusnahkan barang bukti dari perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap dalam kurun waktu Mei hingga Oktober 2020," ujar M. Iwa Suwia.

Menurut Kajari Kota Bandung itu,  barang bukti yang dimusnahkan mulai dari kasus narkoba dengan barang bukti ganja, ganja sabu dan obat terlarang seperti ektasi hingga tramadol.

Dari rilis yang diperoleh indofakta, Barang Rampasan yang dimusnahkan sebanyak 174 perkara yaitu: a. Narkotika dan Psikotropika sebanyak 132 perkara dengan rincian : 
a. Narkotika : Ganja seberat 3.461,86 gram, Ganja Gorilla 97,8879 gram, Shabu 616,9046 ; Psikotropika berbagai merk sebanyak 1.362 tablet terdiri dari extacy, Alprazoiam dan MDMA ; b. Perjudian sebanyak 5 (lima) perkara ; c. Undang - Undang Kesehatan 1 (satu) perkara ; d. Undang - Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 dan barang bukti yang digunakan sebagai alat kejahatan sebanyak 36 (tiga puluh enam perkara). Acara pemusnahan barang bukti tersebut turut dihadiri Muspida Kota Bandung. Dalam hal ini Wali Kota Bandung diwakili oleh Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. (Y CHS).