Pencarian Berita


Pusat Industri Baru Harus Buka Ruang Partisipasi BUMD

Pusat Industri Baru Harus Buka Ruang Partisipasi BUMD

Adikarya Parlemen

Jabar -- Saat ini, Pemprov. Jabar, secara bertahap telah membuktikan komitmen nya untuk mengembangkan pembangunan ekonomi yang melibatkan berbagai sektor.

Hal tersebut, dibuktikan dengan mulai dilaksanakannya pembangunan kawasan industri baru yaitu Rebana Metropolitan.

Harapannya, dengan dibukanya kawasan industri baru tersebut, dapat memberi ruang bagi BUMD dalam pengembangan proyek strategis di kawasan industry tersebut.

Hal ini, diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Jabar, Deden Galih, SH, MM, dalam keterangannya kepada media baru-baru ini.

Menurut Deden, sangatlah realistis jika BUMD milik Pemprov.Jabar bisa ambil bagian.

Pasalnya, dalam rencana pengembangan Rebana Metropolitan, akan dibangun berbagai infrastruktur, untuk proyek Infrastruktur ini bisa diikutsertakan PT Jasa Sarana.

Di kawasan Rebana Metropolitan, dari laporan yang diterima akan dibangun industri manufaktur yaitu di kawasan Majalengka.

Dengan rencana tersebut, sambung Deden kawasan Rebana yang akan dibangun juga di kawasan lain yaitu Subang dan Cirebon serta Indramayu, harapannya industri yang berorientasi pada pemanfaatan potensi lokal harus disiapkan.

Kawasan Subang, Cirebon dan Indramayu merupakan daerah penghasil beragam produk agribisnis, alangkah tepat dibangun juga industri pengolahan pangan.

Kehadiran industry yang mengolah pangan , selain bisa membuka lapangan kerja baru, juga membuka ruang partisipasi bagi BUMD milik Pemprov. Jabar yaitu PT Jabar Agro.

Selanjutnya, banyaknya proyek strategis yang akan dibangun di Rebana Metropolitan, banyak dana yang harus dikucurkan.

Dalam kondisi tersebut, bank bjb yang sekarang sudah go publik bisa ambil bagian dalam pendanaan proyek tersebut.

Keberadaan BUMD jika  bisa dilibatkan dalam pengembangan Kawasan industri baru Rebana Metropolitan, ujar Deden itu menunjukkan bukti nyata bahwa Pemerintah Provinsi Jabar telah sukses membina BUMD.(nur)