Pencarian Berita


Dr. Marojahan Panjaitan : "Seharusnya Pemerintah Ada Bersama Masyarakat!"

Dr. Marojahan Panjaitan :

Rengat, Inhu -- "Seharusnya pemerintah ada bersama masyarakat, mewujudkan konsep negara kebahagiaan!" Demikian disampaikan oleh Dr Marojahan JS Pandjaitan, SH., MH dalam sidang lanjutan perkara Gugatan Perdata No.11/PDT.G/2020/PN.RGT mengenai permasalahan hak atas lahan sawit plasma antara masyarakat 3 Desa dan 1 Kelurahan

Melalui rilis yang diterima indofakta dari Dr Musa Darwin Pane, SH., MH hari ini (23/10/2020), bahwa  Masyarakat 3 Desa dan 1 Kelurahan selaku Penggugat diwakili k
Kuasa Hukumnya (para pengacara LBH Korek) Dr. MUSA DARWIN PANE, S.H., M.H.,UCOK ROLANDO PARULIAN TAMBA, S.H., M.H., Dr. SAHAT MARULI T. SITUMEANG, S.H., M.H., CHRISMAN DAMANIK, Amd., S.H.,DAHMAN SINAGA, S.H., ANTON SAEFUL HIDAYAT, S.H., ANDREAS DANIEL L. A. SITUMEANG, S.H. dan ART TRA GUSTI, S.H., CLA melawan PT. KENCANA AMAL TANI (PT.KAT), BUPATI INHU, Dkk selaku Para Tergugat kembali dilaksanakan di Pengadilan Negeri Rengat kelas II. Dalam Sidang dengan agenda mendengar keterangan Ahli yang dihadirkan oleh Penggugat.

Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Omori Rotama Sitorus, S.H., M.H., Maharani Debora Manullang, S.H., M.H dan Immanuel Marganda Putra Sirait, S.H., M.H., selaku Hakim Anggota, Ahli Dari keterangan hari ini yang dihadirkan baik ahli HTN/HAN dari STHB Bandung  Dr Marojahan JS  Panjaitan ,S.H.,M.H, diantara point yang beliau sampaikan: "selesaikanlah persoalan hukum dengan cara menurut hukum," ujar Dahman Sinaga, SH.

Selain itu Penggugat juga menghadirkan Ahli Pertanian dan Perkebunan, Syarifuddin Sirait SP. Selaku Ketua Aspekpir DPW Sumut yang juga Praktisi Petani dan Pelaku PIR maupun Pekebun Sawit Mandiri menyampaikan, "Kepada Para pengusaha  perkebunan juga,kita Tahu bahwa Bumi, dan Air serta seluruh kekayaan alam yang terkandung didalam nya adalah merupakan Anugerah Tuhan Yang  Maha Esa, untuk  dimanfaatkan dan dipergunakan sebesar - besarnya bagi kemakmuran, dan kesejahteraan RI. Oleh sebab itu dengan mempedomani Regulasi yang ada Tunaikanlah kewajban anda kepada masyarakat, berilah hak - hak mereka, rangkullah mereka dengan pola kemitraan yang tentunya secara utuh saling menguntungkan dan berkelanjutan. Dari seluruh regulasi yg ada, tentang plasma ini, saya yakin substansinya adalah bagaimana agar supaya Petani/masyarakat yang ada di sekitar Perusahaan - perusahaan perkebunan mendapat manfaat, penghasilan yang lebih baik  dan untuk dapat hidup sejahtera dan menciptakan sistem bermasyarakat yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitarnya"

Dalam persidangan kali ini penggugat diwakili oleh Kuasa Hukum dari LBH Korek : Ucok Rolando P. Tamba, S.H., M.H, Dahman Sinaga, S.H., dan Andreas D.L.A. Situmeang S.H., menghadirkan 2 orang ahli yang terbagi dalam 2 kualifikasi yaitu 1 Ahli Hukum Administrasi Negara dan Hukum Tata Negara, Dr. Marojahan J.S. Panjaitan, S.H., M.H., serta 1 Ahli Perkebunan dan Pertanian Syarifuddin Sirait SP.

Salah satu Kuasa Hukum Masyarakat Ucok Rolando Parulian Tamba, S.H., M.H. menambahkan, "kami Tim Kuasa Hukum dalam agenda persidangan hari ini menghadirkan Ahli, adapun tujuan menghadirkan Ahli adalah untuk memberikan keterangan sesuai kompetensi para Ahli yang fungsinya adalah untuk meneguhkan dalil - dalil Gugatan  Penggugat."

"Dari sidang hari ini, keterangan hari ini baik ahli HTN/HAN Dr Marojahan JS Panjaitan ,S.H.,M.H yang mana diantaranya point yang beliau sampaikan: "selesaikanlah persoalan hukum dengan cara menurut hukum,"
dan keterangan Ahli dari Syarifudin Sirait, SP,  diantaranya point yang beliau sampaikan pada pokoknya: "bahwa pembagian plasma kepada masyarakat sesungguhnya tidak akan merugikan perusahaan justru terjadi kerjasama yang saling menguntungkan.  Semoga keterangan-keterangan (pendapat) kedua ahli tersebut bisa menjadi pencerahan bagi pihak -pihak, termasuk bagi Hakim yang memeriksa perkara ini agar bisa memutus dengan hati nuraninya dan berkeadilan," tutup Dahman Sinaga, S.H (Y CHS/Rls-MDP).