Pencarian Berita


Mantan Kalapas Sukamiskin Jadi Terdakwa Tipikor Dugaan Suap

Mantan Kalapas Sukamiskin Jadi Terdakwa Tipikor Dugaan Suap

Bandung -- Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Kls 1A Bandung Jl.RE.Martadinata kembali menggelar sidang dengan terdakwa Deddy Handoko mantan Kepala Lembaga Pemasyrakatan (Kalapas) Sukamiskin, menyusul Kalapas Sebelumnya Wahid Husein keduanya didakwa lantaran dugaan penyuapan, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sidang dengan agenda keterangan 4 saksi yang dihadirkan KPK, 3 diantaranya dihadirkan diruang sidang sementara 1 orang lagi melalui virtual.Terdakwa diadili majelis hakim dipimpin Dariyanto didampingi 1 hakim karier R.Riambodo dan 1 lagi hakim adhock Rojai S Irawan, digelar di ruang 2,Rabu (30/9).

Dihadapan majelis hakim pada intinya para saksi tidak mengenal terdakwa,mereka memberi keterangan tidak terpisah, diawali oleh pertanyaan-peetanyaan KPK,selanjutnya Penasehat Hukum (PH) terdakwa dan majelis hakim.

Terdakwa Deddy Handoko mantan Kalapas  Sukamiskin Bandung,jabatan terakhirnya selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan  (Kadivpas) Kanwil Kemenkum HAM Kepulauan Riau.

Deddy terjerat kasus korupsi terkait dugaan suap pemberian fasilitas dan izin keluar Lapas terhadap warga binaan Chaeri Wardana.

Disidangkannya Deddy ketua ia menjabat Kalapas Sukamiskin,diduga telah menerima mobil Toyota Kijang Innova dan uang sebesar Rp.75.Juta.
Pemberian dari warga binaan Chaeri tersebut,dimaksudkan agar memudahkan izin keluar Lapas untuk berobat.

Akibat perbuatannya  Deddy harus mempertanggungjawakan dihadapan hukum sebagaimana diatur dalam  Pasal 12 huruf b subsidair Pasal 11 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto pasal 65 ayat (1) KUHP.(mph/pri)