Pencarian Berita


Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Sumedang tetap di Laksanakan

Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Sumedang tetap di Laksanakan

Sumedang -- Pelaksanaan pemilihan kepala desa atau Pilkades Serentak di Kabupaten Sumedang akhirnya menemui kepastian,dan  akan dilaksanakan hari Rabu tanggal 16 Desember 2020 mendatang.

Ketika indofakta menyambangi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( DPMD ) Endah Kusyaman diselah selah kesibukanya ,Jumat ( 25/09) diruang kerjanya mengatakan" Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Sumedang tetap akan dilaksanan di Zaman Pandemi Covid-19  ,keputusan ini dilaksanakan setelah hasil rapat Forkopimda Kabupaten Sumedang yang langsung dipimpin Bupati Sumedang DR.Dony Ahmad Munir,

Endah menambahkan ,pemilihan Kepala Desa ini akan di laksanakan setelah pilkada tepatnya tanggal (09/12 /2020) artinya pemilihan Kepala Desa di Sumedang dilaksanakan ,tanggal 16 Desember tahun 2020 ), namun tetap memenuhi Protol Kesehatan,untuk mencegah penyebaran Covid19 ,dimana di kabupaten Sumedang masih terus di waspadai.ujarnya.


Endah Kusyaman menambahkan" setelah hasil Rapat  Forkopimda kemarin ,Kamis 24/09 ) yang dilaksanakan di Gedung Negara ,dan langsung dipimpin Bupati Dony Ahmad Munir  " Pemilihan Kepala Desa  ( Pilkades ) di Kabupaten Sumedang akan di laksanakan di 26 Kecamatan dan  88 Desa ,hal ini setelah  dilaksanakan Pilkada serentak yakni 9 Desember 2020 sesuai dengan ketentuan peraturan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),ujarnya.


"Endah menegaskan " sebagaimana mana aharahan Kemendagri dan Hasil Rapat Forkopimda  Kabupaten Sumedang Penjadwalan tersebut mengikuti Surat Edaran Kementrian Dalam Negaeri Nomor 141/4528/SJ, tanggal 10 Agustus 2020, tentang penundaan pelaksanaan Pilkades serentak dan PAW Pilkades sampai selesainya pelaksanaan Pilkada serentak yang berlangsung tanggal 9 Desember 2020. Jadi Pilkades dilaksanakan sesudahnya pada 16 Desember 2020,"ujarnya.


Dalam setiap tahapannya, Pilkades akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, tanpa tatap muka, dan kampanye dilakukan secara daring (online) guna mencegah penyebaran Covid-19 ,"Tahapannya harus sesuai protokol kesehatan,tidak ada tatap muka. Kampanye pun dilakukan dengan daring dan media sosial untuk mencegah penyebaran Covid," ujarnya.

Endah mengatakan lebih lanjut "  jumlah TPS pada pelaksanaan Pilkades gelombang ketiga nanti  akan ditambah menjadi dua kali lipat, yang semula hanya 266 TPS dan nanti  menjadi 494 TPS ,masing-masing  TPS dilengkapi dengan sarana protokol kesehatan

"Hal Ini kita laksanakan agar masyarakat tetap produktif menjalankan aktivitas demokratisasi di desa tapi aman dari penyebaran Covid -19 ,supaya aman tetap kita jalankan protokol kesehatan secara efektif," tuturnya.

Ditambahkannya, untuk memastikan pelaksanaan Pilkades Serentak dapat berlangsung dengan sukses tanpa ekses, ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersinergi dalam perhelatan demokrasi ini.

Tak hanya itu, ia pun menghimbau kepada seluruh warga agar selalu menjalankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas agar tidak terjadi penyebaran kasus di Kabupaten Sumedang.

"Endah memintah masyarakat Sumedang pada umumnya yang melaksanakan pemilihan Kepala Desa nanti " Mari kita sukseskan Pilkada Serentak bersama-sama. Tetap tidak ada kerumunan. Jalankan protokol kesehatan. Saya akan memantau tahap demi tahapnya," pungkasnya (Riks )