Pencarian Berita


Kadis Pangtan:Penyediaan Pangan Bagi Warga Melalui Urban Farming Bukti Keberhasilan KWT Sauyunan

Kadis Pangtan:Penyediaan Pangan Bagi Warga Melalui Urban Farming Bukti Keberhasilan KWT Sauyunan

Bandung -- Mengembangkan apa yang menjadi tujuan utama ,bagaimana bisa menyediakan kecukupan pangan bagi keluarga warga sekitar, merupakan satu bukti keberhasilan,pada hari ini kita panen beberapa tanaman termasuk lele budidamber (budidaya lele dalam ember),dibudidayakan, pada tahun ini (2020 red).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Kadispangtan) Kota Bandung Ir.H. Gingin Ginanjar, MEg, ditemui saat Monitoring & Evaluasi bersamaan dengan panen lele budidamber bantuan dari Bank Indonesia (BI) kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kebun Sauyunan di RW 03/Sarijadi/Sukasari Kota Bandung Kamis (17/9/2020).

Menurut Kadispangtan" urban farming, bukan hanya sayuran tapi ikan lele,ada ternak ayam, serta hasil olahan yang bermanfaat, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan namun juga yang bernilai ekonomi, hal ini satu contoh bagus, bisa dikembang kan ditempat lain,  seperti di Kelurahan Sarijadi dapat disebar luaskan, saya berharap di  sebelas RW ,ada Urban farming", tutur Gingin.

" Kebun Sauyunan sudah membuktikan selama 4 tahun sudah dikerjakan dan sudah berkembang, bahkan termasuk sudah mendapat bantuan, berkembang dan bisa menjadi kemandirian, secara mandiri,berkembang sendiri dan menjadi contoh yang lain", ujar Kadispangtan.

" Berawal dari bagaimana keluarga bisa memenuhi kebutuhannya,
tanpa harus membeli keluar, malah kita bisa menghasilkan, harapannya setelah kebutuhan dilingkungan,dapat disebarluaskan ke wilayah lain",tambah Kadispangtan.

Sementara Popy Sopia Manager Perwakilan  Bank Indonesia (BI), mengatakan "pada masa pandemi covid-19 BI ingin membatu ke masyarakat Bandung, membantu ibu-ibu dalam kebutuhan pangan sehari-hari,dalam hal ini BI berharap kedepannya harus berkelanjutan tak hanya berhenti disini",kata Popy.

" Saya mendapat informasi,panen lele ini akan dijual hasilnya akan dikembangkan ,untuk pembibitan  saat ini dikonsumsi untuk warga dan angota ,kedepannya Insyaallah bisa dijual,dan panen terus menerus.Targetnya BI dalam hal ini untuk ketahanan pangan,lebih ke  penendalian inflasi, dengan adanya ketahanan pangan disetiap warga yang sudah diberikan oleh BI",imbuh Popy.

Popy menerangkan bahwa BI telah memberikan benih Lele di 7 Kelurahan sebanyak 20 ember /Kelurahan  setiap ember nya berisikan 80 ekor sekira 2000 benih lele,salah spatunya Kelurahan Sarijadi KWT Sauyunan.

Panen  perdana  lele disaksikan  dihadiri Lurah Sarijadi Evi Sjopiah,Kecamatan Sukasari Pipih,Ketua RW 03 dan jajaran kepengurusan ,tim PKK,serta warga terdekat.pri)