Pencarian Berita


Poto Balonbup Jadul dan Poto Anyar di Billboard Dipertanyakan Pajaknya

Poto Balonbup Jadul dan Poto Anyar di Billboard Dipertanyakan Pajaknya

Karawang -- Belakangan ini poto jadul balonbup yang terpasang di Billboard( papan iklan,  plakat besar) merajai jantung kota hingga pinggiran Karawang. Hal ini,  dipertanyakan pajak iklanya, guna pemasukan ke PAD ( Pendapatan Asli Daerah) 
           

Kenapa dipertanyakan,  karena hasil pajak iklan tersebut,  untuk pembangunan di Kabupaten Karawang. Ini juga ditanyakan, karena diperoleh informasi sekitar bagi hasil PJU sudah masuk ke Bapenda,  dengan nilai yang fantastik. 
          

Sekitar poto jadul balonbup yang hampir terpasang di Billboar jantung kota hingga pinggiran kota, apakah pajak iklannya apakah besarannya cukup menjanjikan. Ini tentunya yang bisa menjawab para ASN yang bettugas di Bagian Pajak satu Bapenda. 
             

Kata Hitna,  warga jantung kota Karawang, sejak terpasang poto jadul balonbup merajai billboard di setiap titik, sudah tidak terlihat lagi gambar iklan dari perusahaa. Ini karena terkikis oleh poto jadul balonbup,  dan hanya billboard vidiotron saja yang tidak dipasang poto jadul balonbup tersebut. 
          

Diakui Hitna, memang ada poto calonbup yang terpasang pada pada iklan atau billboard tersebut, namun jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Sedang pada jalan Tuparev,  Kertabumi, jalan Niaga,  Baypas Ahmad Yani hingga Terminal Tanjungpura,  Jalan Syeh Quro,  itu mah dipenuhi poto jadul balonbup berukuran baliho dan bando
          

Dalam hal ini,  Kepala Bidang Pajak satu Bapenda,  Sahali,  saat dikonfirmasi,  tidak ada di ruangannya.  Kata stafnya,  Sahali,  jarang berlama lama di ruangannya,  " Kemarin mah waktu pembagian bagi hasil linsentif  PJU, lama di kantor, " kata salah seorang stafnya. (jay