Pencarian Berita


Tunggu Hasil Swab, Puluhan Warga Halsel Harap-harap Cemas

Tunggu Hasil Swab, Puluhan Warga Halsel Harap-harap Cemas

HALSEL - Jumlah kasus positif Covid 19 di Kabupaten Halsel hingga kini telah mencapai 35 orang. Angka ini bisa saja bertambah, menginggat ada sekitar 52 sempel hasil Swab yang di kirim ke Manado Sulawesi Utara dan Makasar Sulawesi Selatan, itu sampai sekarang hasilnya belum keluar. Kondisi ini membuat cemas warga terutama para pasien dan keluarganya yang menunggu hasil swab Laboratorium apakah positif atau negatif Corona. 

Pasalnya hingga kini ada puluhan orang yang dinyatakan Reaktif hasil Rapid testnya dan menjalani isolasi di Rumah Susun (Rusunawa) Panamboang belum bisa diambil keluarganya karena hasil swab belum keluar. 
Padahal mereka sudah menjalani masa inkubator 14 hari bahkan ada yang lebih hingga 20 hari tapi belum di perbolehkan pulang.

 "Om saya sudah 20 hari menjalani isolasi di Rusunawa dan belum bisa keluar karena masih menunggu hasil Swab."ujar salah satu ponakan pasien kepada media ini belum lama ini. 


Terkait keluhan ini, Sekretaris Gugus Tugas (Gustu) Covid 19 Halsel, Daud Djubedi, mengaku saat ini dirinya sedang berada di Manado sekaligus ingin berkordinasi dengan pihak Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) menyangkut hasil Swab 52 spesimen milik pasien dari Halsel yang dikirim oleh pihak Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, yang sampai sekarang belum keluar. 

 

" Kami dari Gugus Kabupaten hanya menyampaikan hasil Swabnya ke Dinkes Provinsi selanjutnya mereka yang mengirim ke Laboratorium di Makasar dan Manado."ungkap Daud Djubedi.

 

 Lanjut dia berkata bahwa terkait dengan perihal ada pasien yang hasil Swab nya baru dikirim  namun sudah keluar, itu menjadi tanggungjawab Provinsi sebab hasil Swab di kirim di dua tempat yaitu Manado dan Makasar. 

"Bisa jadi yang di Makasar sudah keluar namun di Manado belum karena tidak bersamaan."terang Daud. 

Mantan Ketua KNPI itu, berkata bahwa meski masa inkubator 14 hari sudah selesai namun pihaknya tidak akan mengambil resiko mengeluarkan mereka dari ruang isolasi. Langkah itu diambil karena Gugus Tugas tidk mau kecolongan, jangan sampai ketika mereka di keluarkan kemudian hasil Swab  dinyatakan Positif Corona ini berbahaya.

 

 "Kami minta supaya pasien dan keluarga bersabar menunggu hasil swab, ini untuk kebaikan bersama."terang Kepala BPBD itu. (One)