Pencarian Berita


MAKK Minta Kejati Jabar Usut Dugaan Suap Mantan Kepala BPN

MAKK Minta Kejati Jabar Usut Dugaan Suap Mantan Kepala BPN

Karawang -- Ebo, aktivis  MAKK ( Masyarakat Anti Korupsi Karawang, minta Kejati Jawa Barat mengusut dikembalikannya dugaan uang suap Rp 200 juta, oleh  mantan Kepala BPN Karawang kepada pialang pemohon ijin. Ini disinyalir, terkait dengan ijin HGB di Kabupaten Karawang         

Mantan Kepala BPN yang dikonfirmasi wartawan  melalui WA, pekan lalu, membenarkan, telah mengembalikan uang sebesar Rp 200 juta kepada pialang pemohon ijin tersebut. Uang sebesar Rp 200 juta tersebut, diberikan kepada pialang pemohon, di daerah tempat kerjanya yang baru.          

Bahkan kata Mantan Kepala BPN tersebut, dia kini memegang bukti kwitansi pengembalian uang, yang ditanda tangani pihak penerima. " Sudah tidak ada masalah lagi dengan saya, kan uang sebesar Rp 200 juta sudah saya kembalikan, kepada pihak yang memberikan uang tersebut," kata mantan Kepala BPN Karawang        

Mantan Kepala BPN Karawang tadi mengakui, bahwa si pialang pemohon ijin berjanji akan memberikan uang Rp 400 juta. Namun uang yang saya sebut sebagai uang titipan Rp 200 juta minta ditarik oleh pialang pemohon ijin.          

Dalam hal ini, kata mantan kepala BPN Karawang, uang yang diberikan pialang pemohon ijin tadi, sejak diberikan hingga pindah tugas ke daerah yang baru, tidak berani mengganggunya. Makanya ketika si pialang minta ditarik lagi, ya saya kembalikan uang Rp 200 juta tersebut dengan utuh.        

Mantan Kepala BPN Karawang tersebut, " Keukeuh" bahwa dengan uang Rp 200 juta telah dikembalikan, menganggap tidak ada masalah. Dia mengakui, uang sebesar RP 200 juta tersebut diterima saat menjadi Kepala BPN Karawang, dengan utuh lalu dikembalikan ketika sudah pindah menjadi kepala BPN di luar Kabupaten Karawang dalam keadaan masih utuh juga.(Jay)