Pencarian Berita


PPDB Online, Sekolah Tetap Berikan Pelayanan Offline

PPDB Online, Sekolah Tetap Berikan Pelayanan Offline

Jabar -- Masa Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2020 tahap pertama, sudah berlangsung sejak tanggal 8 Juni 2020 untuk SMA dan SMK negeri se-Jawa Barat. Siti Muntamah, selaku Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan monitoring ke SMAN 9 Bandung bersama Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya (9/6), juga SMAN 8 Bandung dan SMKN 3 Bandung didampingi Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah VII, Endang Susilastuti (10/6).

Dalam monitoring yang sudah berjalan sejak hari pertama pembukaan PPDB ini, Siti mengungkapkan sekolah-sekolah sudah melakukan prosedur PPDB.

“Sekolah-sekolah sudah melakukan apa yang diharapkan Dinas Pendidikan Jawa Barat, dengan melakukan PPDB melalui online. Sistemnya sudah bagus, bahkan pihak sekolah memberikan lebih dari apa yang diharapkan dengan membuka pelayanan bagi orang tua yang mengalami kesulitan dalam melakukan penginputan data,”ungkap Siti (10/6).

Dalam monitoringnya, Siti juga meninjau pelayanan langsung oleh sekolah untuk membantu siswa dan wali murid/orang tua yang kesulitan melakukan penginputan dan upload data-data persyaratan serta kendala-kendala lainnya.
Dan sekolah tetap menjalankan protokol ketat Covid-19 dengan menjaga jarak, kursi-kursi tunggu yang berjarak, adanya pembatas di setiap meja pelayanan, kewajiban penggunaan masker, dan tempat mencuci tangan yang disediakan oleh pihak sekolah.

Siti mengimbau para orang tua terutama kepada yang sudah mendapatkan sosialiasi dari pihak sekolah untuk membantu putra-putrinya dalam melakukan PPDB.

“Dalam hal ini, orang tua tentu harus mendampingi putra-putrinya untuk mendaftarkan sekolah. Dan Sekolah Swasta wajib membantu kemudahan-kemudahan siswanya untuk mengikuti PPDB dengan memberikan kejelasan informasi PPDB.” ungkapnya.

Siti juga mengungkapkan PPDB tahap pertama ini tentu akan menjadi acuan dan evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam melakukan PPDB tahap selanjutnya.(nur)