Pencarian Berita


Lonjakan ODP Terus Meningkat Setiap Hari

Lonjakan ODP Terus Meningkat Setiap Hari

Sumedang -- Perkembangan situasi dan kondisi terkait penyebaran COVID 19 tingkat kabupaten Sumedang sampai saat ini tetap di waspadai.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dadang Sulaeman pada saat mengelar Jumpa pers , Minggu (   29/03/ 2020 )  bertemat di Gedung Negara menyampaikan ," Kabupaten Sumedang, saat ini keadaannya masih perlu diwaspadai,dan bagi Warga Sumedang pada umumnya agar mematuhi anjuran Pemerintah Pusat maupun Daerah,untuk memotong mata rantai penyebaran Covid 19 demi kita semua,dan saya menghimbau bagi warga di luar daerah Sumedang agar jangan pulang ke Sumedang pada umumnya Daerah Zona Merah ,hal ini demi semata -mata untuk kesehatan kita sendiri,keluarga serta saudara.

Dadang lebih lanjut menyampaikan " warga Sumedang yang positif terindikasi positif Covid 19 sebagaimana yang disampaikan Bupati Sumedang ,Minggu  ( 22/03/2020 ) dan sampai saat ini yang bersangkutan masih tetap kita Isolasi di RSUD Sumedang.

Selanjutnya situasi dan kondisi  perkembangan Penyebaran Covid 19  sebagai berikut : Positif COVID-19 : 1 orang . Pasien Dengan Pengawasan (PDP) : 2 orang Orang Dalam Pemantauan (ODP) : 1917 orang dan ODP ini ada dua jenis antara lain A. ODP Beresiko yaitu orang yang datang dari wilayah yang terkonfirmasi covid 19 tapi tidak ada gejala sebanyak 1702 orang.  dan B ODP Bergejala yaitu orang yang datang dari wilayah terkonfirmasi covid 19 dan ada gejala sebanyak 215 orang.

Lonjakan ODP  terus meningkat  (bertambah setiap hari ) hal ini  beresiko terjadi karena teridikasi adanya warga di Sumedang yang pulang dari Zona Merah ,warga tersebut dari beberapa Kecamatan antara lain , Kecamatan Cibugel, Kecamatan Jatinunggal, Kecamatan Ujungjaya, Kecamatan Tomo dan Kecamatan paseh), yang bermata pencaharian  diluar Sumedang( daerah)  seperti   di Jakarta (luar kota) pulang kampung. Saat ini warga masyarakat dimaksud agar melakukan pemantauan secara mandiri dan membatasi interaksi sosial untuk jangka waktu 14 hari ke depan. Apabila ada keluhan dari masyarakat  diantaranya : demam, batuk, sakit tenggorokan agar menghubungi 119 atau kontak puskesmas terdekat.9

GDP Bergejala ada penambahan baru sebanyak 12 orang dan selesai pemantauan 3 orang sehingga jumlah yang dipantau adalah 215 orang.

Hasil Rapid Test : a. Klaster Karawang (HIPMI) 21 orang hasilnya semua Negatif; b. Kontak Erat (yang kontak dengan pasien positif) sebanyak 17 orang hasilnya semua Negatif; c. PDP 2 orang hasilnya semua Negatif.

Semua yang telah di lakukan Rapid Test tetap dianjurkan untuk Isolasi di rumah dan akan dilakukan Rapid Test ulang 10 hari kemudian.

Selanjutnya kepada segenap warga masyarakat Kabupaten Sumedang, agar mentaati serta melaksanakan seluruh imbauan dan anjuran dari pemerintah. (riks )