Pencarian Berita


Rektor UAD Yogyakarta Lantik Lima Wakil Rektor

Rektor UAD Yogyakarta Lantik Lima Wakil Rektor

Yogyakarta -- Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta Dr Muchlas, MT didampingi Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah Prof Lincolin Arsyad, MSc, PhD, melantik lima wakil rektor masa jabatan 2020-2024 di Amphitarium Lantai 9 Kampus Utama UAD Jl Jenderal Ahmad Yani,  Tamanan, Banguntapan Bantul, Rabu (11/3/2020).

Adapun kelima Wakil Rektor UAD Yogyakarta itu adalah Wakil Rektor Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan: Drs. Parjiman, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Akademik: Rusydi Umar, ST, MT, Ph.D, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia: Dr Norma Sari, SH, M.Hum, Wakil Rektor Bidang Keuangan, Kehartabendaan dan Administrasi Umum: Utik Bidayati, SE, MM dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni: Gatot Sugiharto, SH, MH.

Pelantikan wakil rektor disaksikan mahasiswa dan staf akademika UAD Yogyakarta, Ketua LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta Prof Didi Achjari, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah V DIY, Wakil Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UAD Dr Marsudi Triatmodjo, SH, M.Hum, Rektor UAD 1999-2007 Prof Dr H Sugiyanto, SU, Rektor UAD 2007-2019 Dr H Kasiyarno, M.Hum, pejabat sipil, militer, Rektor PTS/PTN dan mitra UAD Yogyakarta.

Disampaikan Rektor UAD Dr Muchlas, MT, penetapan komposisi para wakil rektor UAD itu dilakukan dengan mempertimbangkan arahan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dan pelantikan wakil rektor itu, menurut Muchlas, dimaksudkan untuk melengkapi struktur organisasi serta melaksanakan tugas dan fungsi UAD Yogyakarta dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi. "Wakil rektor terpilih merupakan orang tepat untuk posisi dan jabatannya," kata Muchlas.

Oleh karena itu kepada kelima wakil rektor yang telah dilantik dapat membantu UAD Yogyakarta menjadi lebih baik dari masa ke masa. Apalagi saat ini UAD Yogyakarta akan fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) baik dosen, karyawan dan mahasiswa yang semuanya tidak lepas dari peran wakil rektor.

Selain itu, kepada semua wakil rektor, Muchlas berharap untuk bisa mengadakan kerjasama dengan berbagai institusi di dalam dan luar negeri. "Hal itu terus dioptimalkan dan diperkuat sehingga dihasilkan mutualisme untuk kemajuan UAD Yogyakarta," kata Muchlas.

Dikatakan Muchlas, dalam penyelenggaraan pendidikan untuk selalu menjunjung etika dan martabat keilmuan sesuai dengan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan yang menjadi landasan gerak UAD Yogyakarta.

Amanah berat telah dipikulkan kepada wakil rektor dan Rektor UAD Yogyakarta mengajak semua pihak di UAD Yogyakarta untuk bersama-sama memajukan dan memaksimalkan institusi tersebut agar mampu menjadi perguruan tinggi yang terkemuka.

"Selain itu dapat mencetak intelektual unggul berdaya saing tinggi, berkepribadian Islami dan memiliki integritas moral intelektual," papar Muchlas.

Berkaitan soal kampus merdeka, menurut Muchlas, telah membawa implikasi berubahnya kebijakan-kebijakan tata kelola secara internal, yang kesemuanya itu harus direspon secara cepat, tepat dan bijak.

Kepada Wakil Rektor Bidang Akademik, Muchlas berharap untuk mendorong SDM UAD Yogyakarta agar dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam membantu negara.

"Selain itu mengarahkan agar riset-riset yang dilakukan dapat memberikan dampak peningkatan inovasi SDM berbasis iptek," kata Muchlas.

Kepada Wakil Rektor Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan, Muchlas berharap agar program-program internalisasi dan implementasi nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan melalui program terintegrasi baik dengan darma pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat maupun dengan pengembangan SDM yang selama ini telah dilaksanakan perlu terus disempurnakan dari aspek pengembangan konsep maupun manajemen pelaksanaannya.

Kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Rektor UAD Yogyakarta berharap lulusan UAD Yogyakarta memiliki daya saing di kancah nasional dan internasional dengan membekali mahasiswa melalui kompetensi holistik.

"Prestasi mahasiswa perlu terus ditingkatkan dan perlu diupayakan penilaian aspek kemahasiswaan berdasarkan prestasi internasional," ungkap Muchlas.

Orientasi pengembangan SDM perlu dijaga agar selalu on track menghasilkan riset yang dapat menjadi tulang punggung pengembangan ekonomi bangsa.

Hal itu disampaikan Rektor UAD Yogyakarta kepada Wakil Rektor Bidang SDM, selain juga SDM UAD Yogyakarta perlu terus didorong agar produk riset yang dilakukan mencapai level hilir atau level puncak dalam konteks technology readiness level.

"Peningkatan kualifikasi dan kompetensi SDM UAD juga perlu menjadi prioritas pengembangan melalui berbagai program seperti akselerasi lektor kepala dan profesor," kata Muchlas.

Rektor UAD Yogyakarta juga berharap kepada Wakil Rektor Bidang Keuangan, Kehartabendaan dan Administrasi Umum untuk meningkatkan kesejahteraan warga UAD Yogyakarta.

"Usaha-usaha untuk menjaga ketahanan finansial menjadi prioritas utama di tengah dinamika finansial UAD yang sangat tinggi di era sekarang ini," ungkap Muchlas.

Menurut Muchlas, perlunya kebijakan-kebijakan strategis dalam penanganan finansial UAD Yogyakarta, peningkatan akuntabilitas finansial dan pengalokasian anggaran belanja yang tepat. "Berbagai efisiensi akan dapat memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan," tandasnya.

Sementara itu, Ketua LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta, Prof Didi Achjari, berharap kepada Wakil Rektor UAD masa jabatan 2020-2024 untuk bisa menjalankan amanah itu dengan baik. "Meski ada pekerjaan rumah yang banyak," papar Didi Achjari.

Menurutnya, Wakil Rektor UAD yang baru bisa melanjutkan kerjasama dalam rangka mencapai target kinerja agar sama-sama mencapai target yang diharapkan.

"Kompetisi inti jangan diabaikan dalam kampus merdeka dan sinergi antara UAD dengan LLDIKTI wilayah V bisa berjalan dengan baik," tandasnya.

Di sisi lain Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof Lincolin Arsyad, MSc, PhD, mengatakan, tanpa kerjasama yang baik maka perguruan tinggi sulit untuk maju. "Apalagi UAD Yogyakarta sudah terakreditasi A," katanya yang berharap kepada wakil rektor betul-betul bisa membantu Rektor UAD Yogyakarta untuk mengembangkan kampus UAD. (Affan)