Pencarian Berita


Waspadai Virus Corona, Dinkes Sumedang ,Periksa Ratusan Pekerja Asal China

Waspadai Virus Corona, Dinkes Sumedang ,Periksa Ratusan Pekerja Asal China

SUMEDANG -- Ketika disambangi Indofakta Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kab. Sumedang, Dadang Sulaeman diruang kerjanya ,Jumat ( 31/01/2020) menyatakan, Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Dinas Kesehatan,pihaknya mewaspadai penyebaran virus corona dan telah mengambil langkah langkah antisipasi dengan melibatkan semua pihak terkait, berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigarsi (Disnakertrans) terdapat 312 orang warga China yang bekerja di Sumedang.

"Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan Disnakertrans dan dinas terkait,melalui tim penanganan warga asing ( khususnya ) warga China , kami langsung melakukan pengecekan ke lapangan guna mengantisipasi penyebaran virus corona,",ini kita lalukan langsung kelapangan, ujarnya di Kantor Dinkes Sumedang, Jumat(31/1/2020).

Dadang menyebutkan, data pekerja pekerja asing asal china yang bekerja di Sumedang itu tersebar dibeberapa perusahaan asing yakni, sebanyak 200 orang di Sinohydro namun sebanyak 43 orang telah kembali ke negaranya.

"Selanjutnya, warga china yang tengah mengerjakan proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dari Metallurgy Corporation of China (MCC) sebanyak 60 orang dan sisanya bekerja di kawasan industri Sumedang Barat,namun sampai saat ini Warga China yang ada di Kabupaten Sumedang ,sampai saat ini belum kita temukan terjangkit Virus Corona," katanya.

Dadang melalui Dinas Kesehatan  pihaknya telah melakukan pengecekan dan pemeriksaan ke sejumlah perusahaan china yang ada di Sumedang.

"Kendati belum ditemukan warga china yang positif terjangkit virus corona,  kami akan ke MCC dan masih melakukan pengecekan dan pemeriksaan bagi warga china yang lainnya," tutur Dadang.

Tak hanya itu, sambung Dadang, pihaknyapun telah melakukan upaya lain yakni, mengirim surat edaran ke tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat bahkan ke setiap Puskesmas se-Kabupaten Sumedang guna mewaspadai penyebaran virus corona.

" Dadang menyampaikan,perlu diketahui, agar masyarakat Sumedang mengenali gejala gejala apabila terjangkit virus corona yakni, demam, batuk filek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih lesu dan gejala itu pun patut diwaspadai apabila yang bersangkutan sempat ke China belum lamai ini atau sekitar akhir tahun 2019 memasuki 2020," terangnya.

Dadang, mengimbau masyarakat pada mumnya Masyarakat kabupaten Sumedang agar tetap tenang dan tidak gusar menyikapinya sebab, pemerintah daerah tengah mengambil langkah  mengatisipikasi serius penyebaran  Virus Corona .

"Kami imbau masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat seperti sering cuci tangan dengan sabun, gunakan masker saat batuk atau pilek, konsumsi gizi seimbang, hati hati saat kontak dengan hewan, rajin olahraga yang cukup dan hindari mengkonsumsi daging yang tidak dimasak," tandasnya.( riks )