Pencarian Berita


Upacara 17-an dan Giat Ojo Lali Sarapan Korem 072/Pamungkas

Upacara 17-an dan Giat Ojo Lali Sarapan Korem 072/Pamungkas

YOGYAKARTA  -- Jajaran Korem 072/Pamungkas mengadakan upacara pengibaran bendera  gabungan di halaman Museum TNI AD Dharma Wiratama dengan inspektur upacara Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Jum'at (17/1/2020).

Pada kesempatan itu, Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni mengucapkan selamat tahun baru 2020 kepada segenap prajurit dan ASN TNI.

"Jadikan momentum pergantian tahun ini sebagai awal yang baik dalam melaksanakan tugas sesuai dengan bidang tanggung jawab masing-masing," kata Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni membacakan sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto.

Panglima TNI mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan ASN atas pelaksanaan tugas selama tahun 2019 yang telah berhasil mengatasi segala tantangan dengan baik.

Panglima TNI juga mengingatkan agar semua prajurit dan ASN TNI tidak terlena. "Tetapi harus terus-menerus meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam melaksanakan tugas pokok," papar Marsekal TNI Hadi Tjahyanto.

Orang nomor satu di TNI itu juga mengingatkan kerja sama yang erat dengan instansi terkait agar terus dilaksanakan.

Marsekal TNI Hadi Tjahyanto juga menyinggung Pilkada 2020 yang serentak dilaksanakan di 270 wilayah. "Tentunya TNI bertekad untuk menjamin agar pesta demokrasi tersebut dapat berjalan aman, lancar dan sukses," kata Marsekal TNI Hadi Tjahyanto.

Di samping itu, TNI tetap harus waspada terhadap potensi ancaman geografis Indonesia. "Karena perubahan iklim global yang sewaktu-waktu dapat menyebabkan bencana," tandas Marsekal TNI Hadi Tjahyanto, yang menambahkan semua harus memiliki rencana kontijensi dan dilatihkan serta dikoordinasikan.

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menekankan kepada seluruh prajurit TNI dan ASN TNI agar meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, meningkatkan profesionalisme perorangan dan satuan agar tugas terlaksana secara optimal, melaksanakan koordinasi, sinergi, dan kerjasama yang baik dengan instansi lain maupun berbagai komponen yang ada di masyarakat.

Selain itu, membangun kewaspadaan melalui deteksi dini dan cegah dini terhadap kecenderungan kerawanan yang mungkin terjadi serta perkokoh kemanunggalan dengan rakyat karena darma bakti TNI dipersembahkan hanya untuk rakyat.

Upacara 17-an gabungan kali bersamaan dengan kegiatan sosial "Ojo Lali Sarapan" yang keenam diikuti 4.564 orang.

Ojo Lali Sarapan merupakan satu kegiatan sederhana dengan mengusung berbagai pesan dan makna sebagai wahana berbagi kepada mereka yang membutuhkan, sarana mengedukasi masyarakat tentang manfaat dan pentingnya sarapan pagi untuk kesehatan, menggelorakan semangat cinta tanah air, rasa nasionalisme, dan semangat belanegara kepada keluarga besar tentara dan masyarakat luas. (Anne Rochmawati)