Pencarian Berita


Buntut Pengangkatan Karateker PP Halsel, Sejumlah Pengurus Kembalikan Atribut Organisasi

Buntut Pengangkatan Karateker PP Halsel, Sejumlah Pengurus Kembalikan Atribut Organisasi

LABUHA - Keputusan Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Maluku Utara mengangkat Rajak Idrus sebagai karateker ketua MPC PP Halsel menggantikan Irfan Djalil menuai polemik. Pasalnya proses pergantian ketua PP Halsel oleh MPC PP Malut tersebut dinilai tidak sesuai mekanisme organisasi. Karena itu,  sejumlah pengurus MPC PP Halsel mengambil sikap mengembalikan seluruh atribut organisasi kepada Pengurus Wilayah Pemuda Pancasila.

Proses pengembalian atribut Pemuda Pancasila itu dilakukan melalui rapat internal pengurus yang dipimpin oleh Ketua, Irfan dJalil dihadiri Sekretaris, Irfan Abdurrahim dan sejumlah ketua bidang dan perwakilan Mahatidana bertempat di Desa Mandaong Kecamatan Bacan Selatan.

Mantan Ketua MPC Pemuda Pancasila Halsel, Irfan dJalil dihadapan sejumlah pengurusnya menjelaskan bahwa, awalnya jurubicara (Jubir) Pemuda Pancasila, Rafiq Kailul menghubungi dirinya dan menjelaskan bahwa perintah Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Pancasila mengintruksikan harus dilaksanakan Musyarawah Cabang (Muscab) diagendakan bukan Januari-April dan disaat itu dirinya bersedia untuk MPC PP Halsel  akan Muscab bulan Februari.

"Lucunya, pasca dilakukaulan Komunikasi itu tiba-tiba sudah ada resufle dari Wilayah dan mengangkat Rajak Idrus sebagai Karateker Ketua PP Halsel. Untuk itu maka kami mantan pengurus MOC PP Halsel mengembalikan seluruh atribut PP ke wilayah karena proses pergantian tidak sesuai mekanisme organisasi.  atribut yang dikembalikan itu berupa baju, pataka atau bendera PP dan Surat Keputusan (SK) PP Halsel ke pengurus wilayah dan akan dikirim via kapal ke Ternate,"tegas ifan

Masih menurut Ivan, dalam surat Keputusan (SK) Nomor  : 17.A/KPTS/MPW-PP/V/2017 yang ditanda tangani Ketua Wilayah, Santrani Abusama dan Irfan Hasanudin itu dalam konsideran nya dijelaskan masa bakti kepengurusan sampe 2021, tetapi baru diawal tahun sudah diganti tanpa sebab dan mekanisme organisasi. "Yang paling paham soal organisasi itu Ketua Wilayah dan Sekretaris maka kami taat dan menghargai pada keputusan mereka dan karena takut akan diguncang oleh karateker Ketua Halsel, Rajak Idrus,"tutupnya (One)