Pencarian Berita


Berbagai Alternatif Cegah Rentenir

Berbagai Alternatif Cegah Rentenir

JABAR -- Di berbagai daerah diakui, aksi rentenir masih banyak, tentunya dengan kondisi ini ada dampak negatif yaitu banyak korban dari masyarakat yang terlilit hutang ke rentenir, untuk menyelesaikan persoalan tersebut, banyak alternatif cara untuk menyelesaikannya.

Menurut Kadis KUK Jabar, Drs. Kusmana Hartaji, MM, untuk mengurangi maraknya rentenir di masyarakat, akan segera dibentuk Satgas anti rentenir. Adapun keangggotaan dari Satgas tersebut, diantaranya berasal dari koperasi.

Pemberantasan rentenir dengan mengaktifkan peran koperasi, sangat realistis karena di Jabar ,  koperasi menyebar di semua daerah. Dilibatkannya koperasi dalam pemberantasan rentenir, mempunyai manfaat lain yaitu kelembagaan koperasi bisa lebih berperan aktif lagi di masyarakat.

Kusmana, dalam bagian lain keterangannya memaparkan untuk meminamalisir rentenir di masyarakat, bantuan permodalan ke masyarakat sudah digulirkan, untuk kredit masjid sejahtera saja dari dana yang disalurkan Rp.5 miliar, kini dari dana bergulir tersebut kini sudah mencapai Rp. 7 miliar.

Program tersebut, diakui belum maksimal menekan praktek rentenir. Penyebabnya, ujar Kusmana dari plafon dana masih terbatas. Penyebab lainnya, perilaku masyarakat yang konsumtif yang menjadikan pninjaman dari rentenir sebagai pilihan yang mudah untuk mendapatkan dana. Sedangkan untuk bantuan permodalan yang disalurkan oleh pemerintah seperti kredit masjid sejahtera itu diperuntukkan untuk kegiatan produktif masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Jabar, Yunandar Eka Prawira, terkait kondisi rentenir mengatakan selama reses banyak dikeluhkan praktek rentenir yang masih menjamur di masyarakat.

Sebagai solusinya, harus disegera dibentuk Badan Pengelola Dana Bergulir oleh Pemprov, Jabar. Lembaga tersebut, bisa berbentuk BLUD. Badan ini nantinya, akan berfungsi sebagai pengelola dana bergulir yang disalurkan oleh pemerintah kepada masyarakat.(nur)